Ini Nama 16 Korban yang Masih Tertimbun Longsor Nganjuk, Pencarian Libatkan Anjing Pelacak

  • Whatsapp
Longsor Nganjuk
Nama 16 warga yang dilaporkan tertimbun longsor Nganjuk (Foto: Sugeng Harianto)
banner 468x60

NUSADAILY.COM – NGANJUK – Longsor di Nganjuk yang menimbun 12 rumah KK di RT 01 RW 16 tersebut merupakan lereng dengan ketinggian sekitar 20 meter sepanjang 30 meter. Longsor juga menutup jalan antar RT.

BACA JUGA : Banjir dan Longsor Terjang Nganjuk, 23 Orang Belum Ditemukan 14 Orang Terluka – Nusadaily.com

Baca Juga

Kabar teranyar, sebanyak 16 orang warga Dusun Selopuro Desa/Kecamatan Ngetos, dilaporkan masih tertimbun longsor di Nganjuk. 16 orang yang tertimbun longsor tersebut berasal dari 12 KK di RT 01 RW 16.

“Betul ini infonya masih ada 16 jiwa dari 12 KK yang diduga masih tertimbun dan kita umumkan di posko yang ada di Kantor kecamatan Ngetos,” ujar Kapolres Nganjuk AKBP Harviadhi Agung Prathama saat dikonfirmasi di lokasi, Senin (15/2/2021).

Harvi mengatakan bahwa data semula ada 21 jiwa yang terjebak di rumah dan tertimbun longsor di Nagnjuk. Dari 21 tersebut, dua ditemukan meninggal dunia dan tiga ditemukan selamat.

BACA JUGA : Empat dari Korban Longsor Nganjuk Sudah Ditemukan – Noktahmerah.com

“Semula ada 21 korban tertimbun dan dua ditemukan meninggal dunia dan tiga selamat. Sehingga masih ada 16 sesuai laporan warga yang masih tertimbun,” kata Harvi, dikutip Nusadaily.com dari detik.com.

Berikut daftar 16 korban yang masih tertimbun tanah longsor di Nganjuk

1. Muryanto
2. Parmiati
3. Friska Amelia Sita
4. Putra
5. Yono
6. Yatmi


7. Umi
8. Dimas
9. Nendra
10. Mbah Darimun
11. Muryam
12. Sunarsih


13. Prasetio
14. Rama
15. Reihan
16. Yatemo

Dua korban meninggal dunia adalah ibu dan anak yakni Khasnah dan Sri Utami. Kemudian tiga korban selamat yakni Juni, Fatin, dan Yuli.

BACA JUGA : Dua Warga Desa Ngetos Ditemukan Meninggal Dunia Akibat Longsor Nganjuk – Imperiumdaily.com

Longsor di Nganjuk yang menimbun 12 rumah KK di RT 01 RW 16 tersebut merupakan lereng dengan ketinggian sekitar 20 meter sepanjang 30 meter. Longsor juga menutup jalan antar RT.

Evakuasi Para Korban yang Masih Tertimbun

Untuk evakuasi para korban yang masih tertimbun, kata Harvi, tim gabungan dari Polri, TNI, BPBD dan Basarnas telah di lokasi dipimpin oleh Dandim 08010 Nganjuk.

Anjing pelacak membantu mencari 16 korban tertimbun longsor (Foto: Sugeng Harianto)

Untuk melacak keberadaan 16 orang korban longsor warga Dusun Selopuro Desa/Kecamatan Ngetos, selain menggunakan alat berat, anjing pelacak juga dilibatkan dalam pencarian korban.

“Kita libatkan dua unit K9 dari Polres Nganjuk atau anjing pelacak untuk mencari jejak korban yang masih tertimbun longsor,” ujar Kapolres Nganjuk AKBP Harviadhi Agung Prathama saat dikonfirmasi detikcom di lokasi, Senin (15/2/2021).

Dua Unit K9, kata Harvie, telah mulai melacak keberadaan korban sejak pukul 07.00 WIB. Diharapkan  bisa segera menemukan 16 korban yang tertimbun.

“Sudah mulai bekerja sejak pagi tagi sekitar pukul 07.00 WIB. Sampai siang ini terus bekerja di lokasi,” tandasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, yang menimbun 12 rumah berasal dari lereng Gunung Wilis setinggi 20 meter dan sepanjang 30 meter. Longsor tersebut juga menutup jalan antar RT. Untuk evakuasi para korban yang masih tertimbun, tim gabungan dari Polri, TNI, BPBD dan Basarnas dikerahkan ke lokasi.(din)