Ini Kata Sekda Hergunadi Jawab Kelangkaan Gas Elpiji di Magetan

  • Whatsapp
gas elpiji
Ir. Hergunadi Sekretaris Daerah Magetan.
banner 468x60

NUSADAILY.COM-MAGETAN- Informasi kelangkaan elpiji di sejumlah tempat pada wilayah Kabupaten Magetan, yang menyebabkan masyarakat kesulitan mendapatkan elpiji untuk keperluan sehari-hari mendapat perhatian dari Pemkab Magetan.

Sekretaris Daerah yang juga Ketua Tim Koordinasi dan Pengawasan Distribusi Gas tertentu, mengaku telah menerjunkan tim untuk mengetahui dan menelusuri hal tersebut serta berkoordinasi dengan pihak Pertamina.

"
"

Baca Juga

"
"

“Hasil pantauan di lapangan, kelangkaan elpiji 3 kg tidak terjadi pada seluruh di wilayah Magetan. Hanya daerah tertentu yang masyarakat kesulitan mendapatkan gas elpiji subsidi tersebut,” terang Sekda Magetan Ir. Hergunadi kepada nusadaily.com.

Dari hasil koordinasi dengan Pertamina sejauh ini, pasokan kebutuhan gas elpiji untuk masyarakat terpenuhi secara normal, lanjutnya. Sebanyak 64 MT setiap harinya bahkan pasokan tersebut bertambah hampir 82% pada saat menjelang Idul Adha.

“Bahkan pada hari ini pertamina telah menambah pasokan sebesar 8.960 tabung atau 26 MT untuk mencukupi kebutuhan masyarakat Magetan.

Sekda menjelaskan, secara global pasokan pada bulan Agustus ini masih normal sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Sehingga kalau terjadi kelangkaan hal ini bukan karena tidak adanya ketersediaan barang namun kelangkaan bisa terjadi karena adanya peningkatan permintaan akan LPG.

Lebih lanjut, Hasil koordinasi dengan pihak pertamina jika LPG 3 Kg sulit didapat di pengecer, pihaknya mengimbau agar masyarakat membeli langsung di pangkalan LPG resmi Pertamina. Jika di pangkalan masih sulit didapat, agar disampaikan lokasi pangkalan tersebut agar kami kroscek di lapangan.

Terkait sinyalemen adanya beberapa spekulan yang bermain dan melakukan aksi penimbunan LPG 3 Kg bersubsidi. Pemerintah Daerah, kata Ir. Hergunadi, Sekda sekaligus Ketua Tim Koordinasi dan Pengawasan Distribusi Gas tertentu, berjanji akan melaksanakan pengawasan dan melaksanakan tindakan sesuai kewenangan yang dimilikinya berdasarkan dengan ketentuan yang berlaku.

Namun, imbuhnya, sejauh ini pemerintah masih belum menemukan indikasi pelanggaran terkait dengan pendistribusian LPG 3 KG, kalaupun nanti ditemukan adanya oknum yang bermain, maka pemerintah bekerjasama dengan pertamina akan memberikan sanksi sesuai dengan ketentuan.

“Di tengah kondisi Pandemi di mana keadaan ekonomi masyarakat banyak yang terpuruk, sangat keterlaluan bila kita memanfaatkan situasi untuk mengeruk keuntungan” kata mantan Kadis PUPR kepada induk imperiumdaily.com ini.

Kepada semua pelaku usaha, ia berharap untuk selalu mempunyai rasa empati pada masyarakat setidaknya dengan menjalankan usaha sesuai dengan ketentuan.(nto/humpro Magetan)

Post Terkait

banner 468x60