Ini 10 Titik Banjir Baru di Kota Malang

  • Whatsapp
Ilustrasi banjir Kota Malang. Ist
banner 468x60

NUSADAILY.COM – MALANG – Pada saat musim hujan, beberapa titik di Kota malang kerap mengalami banjir. Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) Kota Malang mencatat, ada 10 titik banjir baru yang harus segera dituntaskan.

Kepala DPUPRPKP Kota Malang, Hadi Santoso mengungkapkan, sejumlah titik baru tersebut ditemukan berdasarkan hasil kajian tim ahli Wali Kota Malang. Diantaranya:

  • Jalan Danau Kerinci
  • Jalan Mayjen Sungkono Gang VI
  • Jalan KH Malik Dalam
  • Jalan Pekalongan Dalam
  • Wilayah Kelurahan Bareng
  • Jalan Peltu Sujono (kawasan Pasar Besi Comboran)
  • Kawasan Pasar Gadang
  • Jalan Kedawung
  • Jalan Arkodion
  • Jalan Taman Siswa.

“Tim Ahli Wali Kota telah menyerahkan 10 titik banjir baru kepada kami untuk segera diselesaikan,” terang dia.

Anggaran 1,5 Miliar untuk atasi banjir

Menurut pria yang akrab disapa Soni tersebut, untuk mengatasi penanganan banjir, akan disiapkan anggaran sebesar Rp 1,5 Miliar untuk pembuatan sudetan baru di kawasan rawan banjir tersebut.

“Kami anggarakan Rp 1,5 Miliar. Nanti akan dibuat sudetan, agar airnya bisa mengalir lebih maksimal di titik-titik banjir tadi,” papar dia.

BACA JUGA: PPKM Mulai Besok, Wali Kota Malang Keluarkan SE

Sebelumnya, pihak DPUPRPKP telah menyelesaikan pembuatan sudetan di 26 titik banjir. Dari jumlah tersebut, masih ada beberapa titik lokasi yang terus dilakukan monitoring. Seperti, kawasan Galunggung hingga di Jalan Simpang Gajayana.

“Yang lain sudan beres, tapi di Galunggung itu saat hujan kemarin tetap ada air semata kaki. Kami katakan itu belum berhasil, karena harus tuntas tak ada genangan air lagi nantinya,” kata Soni.

Pada kesempatan tersebut, pihaknya terus mengimbau masyarakat Kota Malang agar tetap peduli dengan lingkungan. Yakni, dengan tidak membuang sampah di aliran sungai dan tidak membuat bangunan di atas saluran air, sehingga menghambat aliran air.

BACA JUGA: PPKM Malang Raya, Kantor Imigrasi Kelas I TPI Malang Hentikan Pelayanan Keimigrasian

“Yang tersumbat itu kan sudah dibersihkan teman-teman (Tim Satgas DPUPRPKP Kota Malang). Dan kami mohon saluran kami jangan dicor lah. Biar gampang bersihkan,” pungkas dia.

Seperti diberitakan sebelumnya, selain melakukan upaya membuat sudetan, Pemerintah Kota (Pemkot) Malang juga akan menggencarkan kembali Gerakan Angkat Sampah dan Sedimen (GASS) setiap hari Jumat.(nda/kal)