Ibu Pembawa Tahu Isi Sabu Seberat 6,67 Gram Bebas, Pelaku Penitip diringkus

  • Whatsapp
Caption : Wanita paruh baya IA warga Desa Simogirang, Kecamatan Prambon, Kabupaten Sudoarjo yang membawa tahu isi sabu seberat 6,67 gram dibebaskan.
banner 468x60

NUSADAILY.COM – MOJOKERTO – Ibu pembawa tahu isi sabu dengan total 6,67 gram di Lapas Klas IIB Mojokerto melenggang bebas. Pasalnya, aparat tak menemukan bukti keterlibatannya di dalam jaringan peredaran narkotika jenis sabu tersebut.

“Untuk ibu statusnya saksi. Berdasarkan pengakuan saat diintrogasi tidak mengetahui jika di dalamnya ada sabu-sabu. Dia hanya dititipi gorengan oleh pelaku AV alias Pipin untuk anaknya RF yang berada di dalam Lapas,” ungkap Kapolresta Mojokerto AKBP Deddy Supriadi, Jumat, 26 Maret 2021.

Pelaku AV alias Pipin, 23 tahun, warga Desa Brangkal, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto ini merupakan saudara dari narapidana AL yang berada di dalam Lapas Klas IIB Mojokerto.

Deddy membeberkan, pelaku Pipin diamankan di kamar kosnya Dusun Samberbesik, Desa Sambiroto, Kecamatan Sooko sekitar pukul 15.30 WIB, Rabu, 24 Maret 2021.

“Langsung dikembangkan Satresnarkoba saat itu juga, didapatilah pelaku Pipin yang menitipkan gorengan tahu berisi sabu ke ibu narapidana RF,” tegasnya.

Dari penangkapan, polisi berhasil menemukan barang bukti tambahan satu klip lagi berisi sabu seberat 0,28 gram. Kemudian, 25.000 pil koplo di dalama 25 botol berwarna putih di kamar kosnya.

“Jadi dia ini bandar, ditemukan juga timbangan saat dilakukan penggeledahan di kosnya. Cuman pelaku ini juga tidak pernah bertemu dengan atasnya, jadi tetap dikembangkan lebih lanjut,” tukas mantan Kapolres Sumenep ini.

Sebelumnya wanita paruh baya berinisial IA asal Desa Simogirang, Kecamatan Prambon, Kabupaten Sidoarjo kedapatan berusaha menyelundupkan 10 paket sabu dalam tahu isi. Saat akan membesuk anaknya RF, 23 tahun yang sudah menjalani masa tahanan 17 bulan dalam kasus yang sama narkotika dua hari lalu.

Narapidana RF tak sendiri dalam mengedarkan sabu di dalam Lapas, ia rupanya dikendalikan narapidana AL alias Togok, 28 tahun yang merupakan kakak dari pelaku AV alias Pipin, 23 tahun.

“Untuk harga perpaket pelaku AV (Pipin) ini tidak tau. Kalau lancar menyerahkan, dia diminta lagi. Soalnya dia ini kakak adek sama narapidana AL,” imbuhnya.

Ketiganya dikenakan pasal 114 ayat (1) Sub Pasal 112 ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika, dan pasal 197 Sub Pasal 196 UU RI Nomor. 36 Tahun 2009 tentang kesehatan.

“Selanjutnya pelaku yang menitipkan sabu si AV (Pipin) ditahan di Mapolresta Mojokerto. Sedangkan dua narapidana RF (Ndok) dan AL (Togok) dikembalikan ke Lapas Mojokerto,” tandasnya. (aka)