Hujan Deras, Warga Bunulrejo Kota Malang Hanyut Terbawa Arus Sungai

  • Whatsapp
banjir malang
BANJIR: Kawasan Bandulan, Kota Malang yang dilanda banjir, Senin (18/1/2021).(istimewa)
banner 468x60

NUSADAILY.COM – MALANG – Hujan deras disertai angin, yang melanda Kota Malang Senin (18/1/2021) memakan korban. Seorang warga Kelurahan Bunulrejo, Kecamatan Blimbing, Kota Malang hilang terseret arus Sungai Bango.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Malang, Ali Mulyanto mengatakan, korban yang bernama Roland Sumarna (40) warga Perum Sulfat Inside, Jalan Sadang, Bunulrejo Kota Malang terseret derasnya aliran air akibat hujan. Peristiwa tersebut diperkirakan terjadi pukul 17.30.

Baca Juga

“Yang bersangkutan berusaha menyelamatkan motornya, namun terpeleset dan terbawa arus, masuk ke Sungai Bango,” terang dia.

Sampai saat ini, lanjut Ali, tim BPBD Kota Malang bersama para relawan tengah melakukan pencarian terhadap korban yang terseret arus tersebut.

“Total personel yang diterjunkan untuk pencarian tersebut berjumlah kurang lebih sebanyak 20 orang,” kata dia.

Untuk diketahui, Kota Malang mulai diguyur hujan deras mulai 17.00. Akibatnya, beberapa titik di Kota Malang mengalami banjir yang juga membahayakan pengendara kendaraan bermotor saat melintas.

Beberapa pengguna jalan yang menggunakan kendaraan roda dua, nyaris terseret derasnya aliran air tersebut. Namun, belum ada laporan peristiwa serius akibat derasnya aliran air yang ada di jalan raya, dan sempat mengganggu arus lalu lintas.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, banjir setinggi tumit orang dewasa terjadi di sekitar Jalan Danau Sentani, Sawojajar, Jalan Kawi, Jalan Bareng, Jalan Candi, Jalan Sulfat, Jalan Trunojoyo dan kawasan Dinoyo (belakang Sardo Swalayan). Sementara, banjir sekitar setinggi lutut orang dewasa terjadi di Jalan Sarangan, kawasan Sukun dan kawasan Bandulan.

Tak hanya itu, hujan deras dan disertai angin kencang tersebut juga menyebabkan tanah longsor di sejumlah titik, yakni di Jalan Hamid Rusdi, Bunulrejo.

Ali menambahkan, berdasarkan laporan yang diterima BPBD Kota Malang, sejumlah titik dilaporkan mengalami banji dengan aliran air yang cukup deras. Banjir tersebut disebabkan intensitas hujan yang cukup tinggi, dan ada beberapa saluran air yang tersumbat.

“Intensitas hujan tinggi, kemudian ada saluran air ada yang tersumbat, namun sudah diatasi,” kata dia.

Alie menambahkan, banjir yang terjadi memiliki ketinggian bervariasi, hingga mencapai 30 centimeter. Namun, kata dia, banjir atau luapan air tersebut, surut pada saat hujan mereda.

“Saat ini sudah surut, karena hujan sudah reda. Tadi, berdasarkan laporan, banjir paling tinggi mencapai 30 centimeter,” tandas dia.(nda/lna)