Hendak ke Surabaya, Mahasiswa Lumajang Dibegal di Probolinggo

  • Whatsapp
begal
Korban Dwi Subekti Wicaksono, mahasiswa asal Lumajang mendapat perawatan di RSUD dr. Muchammad Saleh setelah dibacok begal (ist)
banner 468x60

NUSADAILY.COM-PROBOLINGGO – Lama tak terdengar, aksi begal motor kembali terjadi di Kota Probolinggo. Kali ini, korbannya adalah seorang mahasiswa, Dwi Subekti Wicaksono, 20 tahun, warga Dusun Tulus Rejo, Desa Tempeh Lor, Kecamatan Tempeh, Lumajang.

Dia jadi korban begal ketika melintas di jembatan Kedung Galeng Kecamatan Wonoasih, Kota Probolinggo, Kamis dini hari, 26 November 2020. Saat kejadian sekira pukul 04.30, korban tiba-tiba dipepet pelaku. Karena melawan, korban kemudian dibacok hingga mengenai punggung sebelah kiri dan pundak sebelah kanan.

Akibatnya, mahasiswa di Universitas Negeri Surabaya ini pun harus dirawat di RSUD dr. Muchammad Saleh guna perawatan lebih lanjut. Motor korban Honda CBR bernopol N 4286 YAF dibawa pelaku.

Kapolres Probolinggo Kota, AKBP Raden Muhammad Jauhari melalui Kapolsek Wonoasih, Kompol H. Kuzaini membenarkan perisitiwa tersebut. Korban berangkat bersama temannya, dari Lumajang.

“Saat kejadian, korban berangkat dari Lumajang berboncengan dengan temannya atas nama Tasya Salsabila (20), yang juga warga Lumajang. Mereka berangkat pukul 03.00 WIB dengan tujuan Surabaya,”jelas Kapolsek dilansir Nusadaily.com.

Sampai di lokasi, motor korban dipepet dua orang berboncengan mengendarai motor Yamaha Vixion warna merah. Salah satu pelaku kemudian mengambil paksa kontak motor korban sehingga motor korban berhenti.

“Motor korban diminta pelaku, tapi korban berusaha mempertahankan. Pelaku langsung mengambil celurit yang dibawanya dan membacok korban di bagian punggung dan pundak,” tambah Khuzaini.

Hingga kini, polisi masih melakukan penyelidikan dan meminta keterangan dari korban dan saksi. Sebab, saat kejadian dalam kondisi sepi. (ras/wan)

Post Terkait

banner 468x60