Hendak ke Kota Batu, 13 Kendaraan Diminta Putar Balik

  • Whatsapp
Satlantas Polres Batu dan Polres Kediri melakukan pemeriksaan kendaraan bernopol luar rayonisasi Malang Raya di Pos Penyekatan Kandangan, Kediri (Selasa, 4/5). Pos penyekatan ini untuk menghalau kendaraan yang hendak masuk ke area rayonisasi Malang Raya.
Satlantas Polres Batu dan Polres Kediri melakukan pemeriksaan kendaraan bernopol luar rayonisasi Malang Raya di Pos Penyekatan Kandangan, Kediri (Selasa, 4/5). Pos penyekatan ini untuk menghalau kendaraan yang hendak masuk ke area rayonisasi Malang Raya.
banner 468x60

NUSADAILY.COM-KOTA BATU– Satlantas bersama Sabhara Polres Batu mulai melakukan pengetatan dan penyekatan di sejumlah pos perbatasan. Pos pengetatan dilakukan di simpang tiga Pendem, Jalan Ir Soekarno, Beji, Kota Batu (Selasa, 4/5). 

Untuk penyekatan dilakukan di tiga wilayah perbatasan, yakni di Pos Garuda, Bumiaji untuk menghalau pemudik dari Mojokerto via jalur Cangar. Selanjutnya di Pos Kandangan, Kediri dengan mengerahkan personel dari Polres Batu dan Polres Kediri, serta di Pos Kambal, Ngantang, Kabupaten Malang. Ini untuk menghalau pemudik dari arah Kediri dan Jombang.

Baca Juga

Penyekatan dilakukan untuk mengantisipasi masuknya kendaraan dari luar rayonisasi Malang Raya. Rayonisasi ini meliputi Kota/Kabupaten Malang, Kota Batu, Kota/Kabupaten Pasuruan, Kota/Kabupaten Probolinggo. Masyarakat yang berasal dari wilayah tersebut masih bisa melakukan mobilitas di area rayonisasi.

Seperti yang terlihat di pos pengetatan di simpang tiga Pendem. Petugas melakukan pemeriksaan kepada 43 kendaraan. 13 kendaraan diantaranya diminta untuk putar balik karena tak bisa menunjukkan ketentuan yang telah ditentukan. 

“Dalam kegiatan pengetatan atau pra mudik ini, kami menyasar kendaraan yang melintas menuju arah Kota Batu. Terutama untuk kendaraan yang berplat nomor di luar Rayon Malang,” jelas Kasat Lantas Polres Batu, AKP Indah Citra Fitriani (Selasa, 4/5) dilansir Nusadaily.com.

Dalam operasi tersebut belum dilaksanakan rapid test antigen. Selain itu juga tak ditemukan travel gelap. Sementara itu, sepanjang kegiatan situasi berjalan aman lancar terkendali. Penjaringan tersebut akan mulai dilakukan setiap hari. Tujuannya untuk antisipasi saat akan terjadi lonjakan mobilitas pada pramudik 2-5 Mei. Lebih lanjut, Polres Batu juga akan menyiapkan lima pos titik penyekatan. Pos tersebut akan mulai beroperasi pada 6 Mei mendatang. 

“Untuk simpang tiga pendem akan dilakukan penyekatan pemudik dari arah Surabaya dan yang lolos dari Malang. Sedangkan untuk pos ke lima ada di pos Alun-alun sebagai pos pelayanan,” tandanya. (wok/wan)