Hasil Rapid Test Ada KPPS Reaktif, Begini Kata KPU Kabupaten Malang

  • Whatsapp
dika
Mahaendra Mahardika Pramudya, Komisioner KPUD Malang
banner 468x60

NUSADAILY.COM – MALANG – Hasil rapid test anggota KPPS Pilkada Kabupaten Malang sudah keluar. Dari hasil rapid test tersebut, ada anggota KPPS dengan hasil reaktif. Buktinya, mereka yang reaktif harus melakukan rapid tes ulang. Hanya saja, KPU Kabupaten Malang belum membuka berapa jumlah anggota KPPS yang reaktif dari rapid tes Covid-19.

Mahaendra Mahardika Pramudya, Komisioner KPUD Malang, menjelaskan, pihaknya belum bisa membuka data lengkap hingga Senin hari ini (7/11). Namun dia mengakui jika kini sedang digelar tes rapid ulang sejumlah KPPS dengan hasil reaktif saat test di Puskesmas lalu.

Baca Juga

“Memang ada yang reaktif dan rapid tes lagi di Puskesmas. Tapi kami masih belum bisa membuka (jumlahnya) karena ini datanya di Dinkes (Dinas Kesehatan Kabupaten Malang),” kata Mahardika dilansir Nusadaily.com.

Dia menjelaskan, pihak yang bisa membuka data hasil rapid test KPPS Pilbup Malang  adalah Dinas Kesehatan Kabupaten Malang. “Kami masih menunggu final hasil tes rapid dengan berapa yang reaktif. Hari ini nanti finalnya” lanjutnya.

Sedangkan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Malang, Arbani Mukti Wibowo menjelaskan hal berbeda. Data rapid test semuanya sudah diserahkan ke KPUD Kabupaten Malang. Arbani juga mengakui bahwa Dinkes tahu berapa jumlah KPPS yang mendapat hasil reaktif.

“Namun itu kewenangannya KPUD Kabupaten Malang untuk memberitahu jumlah KPPS yang reaktif ke masyarakat. Bukan kami. Kami kan analoginya seperti dikontrak oleh KPU. Dan perjanjiannya kami hanya melaporkan,” tutur Arbani.

Rapid test ini dilakukan 30 November hingga 2 Desember kepada sekitar 44 ribu anggota KPPS Pilbup. Jika terdapat satu atau dua anggota KPPS di TPS (Tempat Pemungutan Suara) dengan hasil reaktif maka tidak ada pergantian. Jika lebih dari dua anggota KPPS hasil reaktif, anggota KPPS wajib mengundurkan diri. (aje/wan)