Hari Terakhir Larangan Mudik, Pemeriksaan Swab Antigen di Pintu Masuk Kota Batu

  • Whatsapp
banner 468x60

NUSADAILY.COM-KOTA BATU– Pemberlakuan larangan mudik berakhir 17 Mei pukul 24.00. Setelah peniadaan mudik, kemudian akan dilanjutkan dengan pengetatan perjalanan per 18-24 Mei. Hari terakhir larangan mudik ini, Pemkot dan Polres Batu terapkan swab antigen.

Pada hari terakhir kebijakan larangan mudik, Satlantas Polres Batu bersama Dinkes Kota Batu menggelar swab antigen (Senin, 17/5). Pelaksanaannya digelar di titik pintu masuk arah Kota Batu, tepatnya di Desa Mojorejo, Junrejo, Kota Batu.

Kanit Dikyasa Satlantas Polres Batu, M Huda menuturkan, kegiatan ini merupakan rangkaian Operasi Ketupat Semeru 2021. Sasaran swab antigen ditujukan kepada pengemudi kendaraan yang terindentifikasi dari luar rayon Malang Raya.

“Bernopol dari luar Malang Raya mulai AG, L, W, B serta S. Pengendara beridentitas Malang Raya kami persilakan beraktivitas. Sedangkan yang luar Malang Raya, kami hentikan untuk menjalani pemeriksaan swab antigen,” tutur Huda dilansir Nusadaily.com.

Ia mengatakan, dalam kegiatan itu melibatkan, 20 personel Polres Batu dan 6 personel Dinkes Kota Batu. Selama pelaksanaan yang berjalan sekitar 1,5 jam, terhitung ada 20 pengendara yang diperiksa swab antigen. Jumlah itu disesuaikan dengan persedian yang diberikan Dinkes Kota Batu.

“Hasilnya negatif semua. Jika ditemukan ada orang yang positif, maka akan ada tindakan medis oleh petugas medis. Salah satunya adalah mengarantina warga yang positif Covid-19,” papar Huda.

Lebih lanjut, Huda menyampaikan, pemeriksaan swab antigen akan berlangsung hingga berakhirnya pengetatan perjalanan pada 24 Mei nanti. Titik-titik pelaksanaannya akan dilakukan secara bergantian difokuskan pada jalur pintu masuk menuju Kota Batu. 

Pengendara dari luar rayon Malang Raya akan dihentikan dan diminta untuk menunjukkan surat keterangan negatif rapid antigen. Ataupun bukti lainnya berupa sertifikat vaksinasi. “Kalau ada surat keterangan itu, baru dipersilahkan melanjutkan perjalanannya. Kalau tidak akan kami periksa seketika di tempat,” urainya.

Satlantas Polres Batu mencatat volume kendaraan selama masa larangan mudik pada libur Lebaran. Lonjakannya tak terlalu signifikan hanya berkisar 10-15 persen saja. “Kalau libur Lebaran di masa normal seperti tahun-tahun lalu bisa mencapai 50-75 persen lonjakan volume kendaraan,” ungkap dia. (wok/wan)