Gerak Cepat, Mensos Risma Kunjungi Korban Gempa di Malang

  • Whatsapp
gempa malang
GERAK CEPAT: Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini mengunjungi korban gempa, Minggu (11/4/2021) dini hari.(istimewa)
banner 468x60

NUSADAILY.COM – MALANG – Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini merespons cepat bencana gempa yang menimpa kawasan Malang Raya. Minggu (11/4/2021) dini hari, mantan Wali Kota Surabaya ini tiba di Kabupaten Malang untuk memberikan bantuan dan motivasi terhadap korban gempa.

“Yang sabar ya bapak/ibu. Mudah-mudahan situasi segera pulih,” kata Risma.

Baca Juga

Seperti diketahui, sebelumnya, Mensos Tri Rismaharini sempat mendatangi korban banjir bandang di Nusa Tenggara Timur (NTT). Setibanya disana, Risma kemudian mendapat kabar bahwa terjadi gempa bumi yang menimpa wilayah Malang Raya dan sejumlah daerah di wilayah Jawa Timur.

BACA JUGA: Mensos Risma Ajak Kerja Cepat Pemulihan Pascabencana NTT

Setelah mengunjungi Malang, rencananya, Mensos dan rombongan bergerak menemui pengungsi di Kabupaten Lumajang. Gerak cepat Mensos menemui pengungsi untuk memastikan mereka terpenuhi kebutuhan dasarnya.

Merespon cepat bencana yang terjadi, Kemensos menyiapkan sebanyak 700 personel Taruna Siaga Bencana (Tagana) di wilayah Malang, yang diterjunkan berasal dari 10 kabupaten/kota se Jawa Timur.

BACA JUGA: Gempa Guncang Malang Lagi Pagi Ini

Mereka melaksanakan empat tugas, yaitu membantu evakuasi korban, membangun shelter, mendirikan dapur umum dan menyelenggarakan Layanan Dukungan Psikososial.

Sebelumnya, gempa dengan magnitudo 6,1 mengguncang Malang, Jawa Timur, Sabtu (10/4/2021) pukul 14.00.15 WIB.

Episenter gempabumi terletak pada koordinat 8,83 LS dan 112,5 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 96 km arah Selatan Kota Kepanjen, Kabupaten Malang, Jawa Timur pada kedalaman 80 km.

Gempa yang terjadi pada pukul 14:00:15 WIB ini dapat dirasakan di Surabaya, Sidoarjo, Gresik, Malang, Banyuwangi, Jember, Lamongan, Bojonegoro, Situbondo, Kediri, Trenggalek, Ngawi, Mataram, Magetan, Mojokerto, Pasuruan, Pacitan, Jombang.

Bahkan, gempa turut dirasakan hingga Kota Yogyakarta dan Kabupaten Bantul, Klaten, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Meski termasuk memiliki kekuatan yang besar, gempa ini tidak berpotensi tsunami.(nda/lna)