Gelar Silaturahmi dengan Media, Kapolresta Ajak Dukung PPKM untuk Kota Mojokerto Bangkit

  • Whatsapp
Suasana silarurahmi Kapolresta Mojokerto dengan media.
banner 468x60

NUSADAILY.COM – MOJOKERTO – Kapolrseta Mojokerto AKBP Deddy supriadi menggelar silaturahmi bersama media untuk mendukung Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Menuju Kota Mojokerto Bangkit.

Kegiatan ini sengaja dilaksanakan di kantin Polresta Mojokerto yang hadir dengan wajah baru, yakni adanya monumen almarhum Bripda Wahyu Prastiyanto Sat Sabhara Polresta Mojokerto yang mengalami kecelakaan pada saat tugas.

Baca Juga

Selain itu, Deddy berharap ada sinergitas antara pihaknya dengan media dalam hal pemberitaan positif terkait PPKM untuk mengendalikan penyebaran Covid-19 di Kota Mojokerto.

“Saya membutuhkan pemberitaan pelaku usaha mana saja yang melanggar protokol kesehatan, agar ada budaya malu. Dan tentu akan membuat pelanggannya menurun, karena sering diberitakan media melanggar protokol kesehatan,” ungkapnya, Kamis, 21 Januari 2021.

Ia menjelaskan, hal ini dilakukan hanya untuk membuat efek jera sejumlah pelaku usaha yang masih membandel tidak menerapkan prokes selama pandemi, dan melanggar PPKM.

“Konsumen sudah sangat cerdas, dan berperan penting. Mereka gak akan datang ke warung-warung atau warkop, maupun usaha yang tak mengindahkan penerapan prokes. Kami benar-benar tak ingin lagi ada kejadian dalam satu hari, 10 warga meninggal karena virus ini,” imbuh mantan Kapolres Sumenep ini.

Berharap Masyarakat untuk Benar-Benar Menerapkan Prokes 5M

Selain itu, Deddy berharap masyarakat untuk benar-benar menerapkan prokes 5M dalam kehidupan sehari-hari di tengah pandemi Corona. Terlebih kondisi rumah sakit di Kota Mojokerto dalam keadaan penuh.

“Kota hanya punya enam RS dan saat ini penuh, ayo semua masyarakat kami harapkan saling memahami dan membantu selama PPKM,” pungkasnya.

Sementara saat sesi tanya jawab, salah satu awak media Nyoto Wibowo, berharap agar Polresta Mojokerto bisa lebih humanis dalam pelaksanaan PPKM untuk menekan penularan Covid-19.

“Harapannya, ada penghargaan pada pelaku usaha yang tertib melakukan protokol kesehatan. Sebab masyarakat sudah jengah jika petugas terus membubarkan kerumunan saja,” ucap Bowo sapaan akrabnya.

Menanggapi hal tersebut, Kapolresta Mojokerto mengucapkan terima kasih banyak atas kritik dan saran yang diungkapkan sejumlah awak media.

“Ini akan coba saya sampaikan saat rapat gugus Tugas Covid-19 Kota Mojokerto. Memang ada beberapa waktu lalu, seperti Satpol PP Kota Mojokerto pernah memberikan reward ke masyarakat yang patuh prokes,” tandasnya.(din/aka)