FPI-Sarbumusi Unjuk Rasa Tolak Omnibus Law dan RUU PIP

  • Whatsapp
RUU Omnibus
Massa aksi gabungan FPI bersama Sarbumusi Jember saat demonstrasi. (nusadaily.com/Sutrisno)
banner 468x60

NUSADAILY.COM – JEMBER – Dua rancangan undang-undang (RUU) yang kabarnya bakal disahkan oleh DPR RI, terus menuai pertentangan.

Senin, 3 Agustus 2020 ratusan massa yang berasal dari Sarbumusi dan FPI, menggelar aksi bersama memprotes rencana pengesahan RUU Omnibus Law dan RUU Pembinaan Ideologi Pancasila (RUU PIP).

"
"

Baca Juga

"
"

Demonstran yang menamakan diri Aliansi Anak Bangsa (ABB) tersebut menggelar aksi dan orasi di depan Gedung DPRD Jember.

“Pancasila sudah final, dan yang ingin mengubahnya adalah PKI. RUU PIP itu bertentangan dengan akidah Islam karena menyatakan ketuhanan yang berkebudayaan,” ucap Bahrain Ali, orator dari FPI.

Adapun penolakan terhadap RUU Omnibus Law disuarakan oleh Sarbumsi, organisasi buruh yang terafiliasi dengan ormas Nahdlatul Ulama.

BACA JUGA: Tim Tripartit Telah Selesaikan Pembahasan RUU Cipta Kerja

“Omnibus Law menguntungkan investor. Padahal, saat ini kondisi rakyat sedang susah karena pandemi Covid-19, tapi pemerintah justru membuat regulasi yang menyengsarakan kaum pekerja dan rakyat kecil,” ujar Umar Faruq, Ketua Sarbumusi Jember saat berorasi.

Di tengah orasi, para demonstran ditemui oleh pimpinan dan anggota DPRD Jember. Para wakil rakyat tersebut keluar dari gedung dan ikut bergabung ke dalam truk yang digunakan para demonstran.

BACA JUGA: Tolak Pembentukan Lembaga Pengelola Investasi di Bab X RUU Ciptaker

“Kita sepenuhnya mendukung sikap bersama Aliansi Anak Bangsa Jember ini. Kita akan sampaikan aspirasi kalian ke pemerintah pusat saat ini juga,” ujar Itqon Syauqi, Ketua DPRD Jember melalui pengeras suara.

Sekretariat DPRD meneruskan pernyataan tertulis dan tuntutan demonstran melalui faksimile yang dikirimkan langsung ke DPR RI. (sut)

Post Terkait

banner 468x60