Emak-Emak Pengunjung Larisso Jember Tertangkap Bawa Ekstasi

  • Whatsapp
larisso jember
Tersangka yang kedapatan membawa pil ekstasi saat hendak berbelanja. (nusadaily.com/istimewa)
banner 468x60

NUSADAILY.C0M – JEMBER – Perempuan paruh baya, Emy Atika diringkus tim Satuan Reserse dan Narkoba karena kedapatan membawa 8 butir pil ekstasi dengan berat sekitar 1,5 gram.

Lokasi penangkapan terhadap ibu berusia 34 tahun itu terjadi di halaman parkir pusat perbelanjaan Larisso yang terletak di Kecamatan Ambulu, Jember.

Kepala Satreskoba Polres Jember, AKP Dika Hadian Wijaya Wiratama menjelaskan, bahwa tersangka Emy mengemas pil ekstasi ke dalam plastik masing-masing 3 butir dan 8 butir.

BACA JUGA: Pandemi, Kurir Narkoba di Kota Malang Meningkat

“Kami mengamankan pelaku dan menemukan barang bukti berupa 1 plastik klip berisikan 3 butir narkotika jenis ekstasi dengan berat bersih 0,57 gram; dan 1 plastik klip berisikan 5 butir pil ekstasi dengan berat bersih 0,95 gram,” terangnya.

Penyidik kepolisian menyelidiki perihal asal-usul pil ekstasi tersebut. Selain itu juga menelusuri tersangka Emy berkaitan dengan rekam jejak yang berkaitan dengan tindak pidana serupa.

Sementara ini, tesangka Emy teridentifikasi tidak tamat SMP dengan berprofesi sebagai wiraswasta yang berdomisili di Dusun Demangan, Desa Kesilir, Kecamatan Wuluhan.

Dika menegaskan, tersangka Emy menjalani penahanan agar tidak kabur atau menghilangkan jejak bukti lebih lanjut.

“Kepada tersangka dijeratkan Pasal 114 ayat (1) sub pasal 112 ayat (1) Undang Undang Republik Indonesia Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika,” papar perwira lulusan Akademi Kepolisian tahun 2012 itu.

Pemberantasan Narkoba memang sedang gencar dilakukan seiring dengan kian maraknya peredaran barang haram itu akhir-akhir ini.

Apalagi, sudah tercatat dalam rentang Januari – Februari 2021 ada sekitar 52 kasus dalam 13 wilayah kecamatan dengan penangkapan terhadap 58 tersangka pelaku penyalahgunaan obat-obatan terlarang.

Bahkan, modus yang dilancarkan para pelaku juga berkembang kearah jual-beli secara online. Beberapa situs terkemuka yang tersedia dalam internet digunakan pelaku untuk transaksi barang haram.

BACA JUGA: Polisi Babat Puluhan Pengedar Narkoba Via Online yang Tumbuh Pesat di Jember

Satreskoba dalam dua bulan terakhir diantaranya menyita serbuk sabu-sabu seberat 45,43 gram dari 17 orang pelaku; serta obat jenis pil Dekstrometorphan 34.867 butir, dan pil Thrihexyphenidyl 35.875 butir yang berasal dari 41 orang pelaku.

“Kami menghimbau kepada masyarakat untuk menghindari dan menjauhi penyalahgunaan obat-obatan sebelum terlanjur terlibat kedalam pelanggaran hukum,” pungkas Dika. (sut/lna)