Edarkan Sabu, Pekerja Bengkel Srengat Blitar Terancam 10 Tahun Bui

  • Whatsapp
Ilustrasi (ANTARA/SHUTTERSTOCK)
banner 468x60

NUSADAILY.COM – BLITAR – Sebanyak empat poket narkotika jenis sabu-sabu diamankan petugas Satreskoba Polres Blitar Kota dari Basuki Rahmad (48), warga Kelurahan Kauman Kecamatan Srengat. Basuki yang bekerja sebagai pekerja bengkel itu diringkus polisi usai terbukti memgedarkan sabu-sabu.

“Kini tersangka sudah kita amankan. Barang bukti empat poket sabu seberat 1,6 gram bergasil kita sita,” kata Iptu Rochan, Kasubbag Humas Polres Blitar Kota kepada Nusadaily.com, Selasa 4 Agustus 2020.

"
"

Baca Juga

"
"

Iptu Rochan menjelaskan, penangkapan ini berawal dari informasi masyarakat bahwa di wilayah Kecamatan Ponggok Kabupaten Blitar sering terjadi peredaran gelap narkotika. Selanjutnya, petugas langsung melakukan serangkaian penyelidikan.

Setelah itu, lanjut Iptu Rochan, dilakukan undercoverbuy oleh anggota. “Hasil dari penyelidikan tersebut diadakan upaya paksa di pinggir jalan Desa Langon Kecamatan Ponggok Kabupaten Blitar. Tersangka ditangkap karena kedapatan menyimpan, memiliki, menguasai narkotika jenis sabu-sabu,” jelasnya.

Tersangka sendiri ditangkap usai mengedarkan sabu-sabu diwilayah Kecamatan Udanawu. Dari hasil pemerikaaan, tersangka mendapatkan sabu dari W, warga Desa Ringinanom Kecamatan Udanawu Kabupaten Blitar yang saat ini maaih buron (DPO).

“Jadi setelah di dalami oleh tim Opsnal melalui nomor Hp, posisi W berada di dalam Lapas Pati Jawa Tengah. Pelaku mengambil sabu dari W dengan sistem ranjau di pinggir jalan perempatan Desa Mantenan Kecamatab Udanawu Kabupaten Blitar melalui kontak via telpon dan WhatsApp,” ungkapnya.

Atas perbuatannya tersangka dijerat dengan Pasal 112 Undang-Undang No 35 tahun 2009 tentang narkotika. Ancaman hukuman pidana penjara selama 10 tahun.(tan/lna)

Post Terkait

banner 468x60