Edarkan Narkotika ke Rekan Kerja, Dua Pemuda Diringkus

  • Whatsapp
Tersangka dan barang bukti sebanyak 828 butir pil koplo diamankan Polsek Ngoro, Kabupaten Mojokerto.
banner 468x60

NUSADAILY.COM – MOJOKERTO – Dua pemuda asal Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto ditangkap Tim Reskrim Polsek Ngoro karena menjadi pengedar sabu dan pil koplo.

Keduanya ditangkap di lokasi terpisah pada, Senin, 18 Januari 2021 pekan lalu. Tersangka Agus Setiawan alias Musang, yang sehari-hari sebagai pekerja buruh terop diringkus di dalam rumahnya di Dusun/Desa Ngoro, Kecamatan Ngoro.

Baca Juga

Sedangkan, tersangka Muhammad Luhur Budiawan alias Tahok yang sehari-hari bekerja di pabrik. Ditangkap di tempat kerjanya lalu dibawa menuju rumahnya Dusun Kecapangan, Desa Ngoro, Kecamatan Ngoro.

“Tersangka Musang ini ditangkap dengan BB sabu seberat 0,7 gram, lengkap dengan timbangan dan alat hisab. Sedangkan Tahok diamankan bersama 828 pil double L dan plastik klip,” ungkap Kapolsek Ngoro Kompol Jingga Novriyanto Putra, Minggu, 24 Januari 2021 malam.

Operasi tangkap tangan ini, dipimpin langsung anggotanya Kanitreskrim Polsek Ngoro Ipda Selimat. Lanjut Jingga, penangkapan berawal dari adanya informasi sebuah rumah kos yang dijadikan ajang transaksi jual beli narkotika di wilayah hukumnya.

“Disalah satu rumah kos masuk Dusun Ngoro, sering digunakan transaksi Narkorba. Atas informasi itu, Kanit Reskrim bersama anggota melakukan penangkapan terhadap Agus Setiawan alias Musang,” bebernya.

Ia menambahkan, penangkapan berlanjut terhadap tersangka Tahok yang mendapatkan suplai 1000 butir pil koplo dalam kemasan satu botol pada Minggu, 17 Januari 2021 sekitar pukul 23.00 WIB dari tersangka Musang.

“Tapi saat penggeledahan dan penangkapan tersangka Tahok pada Senin lalu, hanya terdapat 820 butir. Kedua tersangka ini menjual sabu dan pil koplo ke pemuda-pemuda Ngoro, maupun sesama karyawan di tempat atau perusahaannya bekerja,” jelasnya.

Keduanya masing-masing dikenakan pasal yang berbeda, yakni tersangka Musang dikenai Pasal 114 ayat 1 subsider Pasal 112 ayat 1 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Sementara, tersangka Tahok pengedar pil koplo dikenai Pasal 197 subsider Pasal 196 Juncto Pasal 98 ayat (2) UU RI Nomor 36 tentang Kesehatan.(din/aka)