Dua Tersangka Ilegal Logging Sonokeling Ditetapkan Tersangka

  • Whatsapp
Caption : Mobil siaga Desa Kayumas, Kecamatan Arjasa yang digunakan oleh para tersangka untuk mengangkut gelondongan kayu sonokeling hasil curian (nusadaily.com/ Fathur Rozi)
banner 468x60

NUSADAILY.COM – SITUBONDO – Setelah menjalani serangkaian pemeriksaan dugaan pembalakan liar di petak 23 E Kawasan Hutan Perlindungan Setempat KRPH Kayumas, Kecamatan Arjasa, Kabupaten Situbondo, akhirnya Satreskrim Polres Situbondo menetapkan NR dan AF sebagai pelaku ilegal logging kayu Sonokeling yang diangkut dengan mobil siaga Desa Kayumas, Rabu, 3 Maret 2021.

“Dari hasil pemeriksaan penyidik telah menetapkan dua orang tersangka,” ujar Paur Humas Polres Situbondo Iptu Nanang Priambodo.

Kedua tersangka itu, sambung Nanang, berinisial NR selaku pemilik 11 gelondong kayu Sonokeling, dan AF selaku sopir mobil operasional Siaga Desa kayumas. “Satu orang terduga berinisial AF dipulangkan, karena AF belum cukup bukti. Meski demikian, AF diwajibkan lapor setiap hari ke Mapolres Situbondo,” ucapannya.

Menetapkan Dua Tersangka

Selain menetapkan dua tersangka, penyidik Satreskrim Polres Situbondo masih terus melakukan pendalaman kasus dugaan pembalakan liar kayu Sonokeling tersebut, utamanya tentang penggunaan mobil operasional siaga Desa Kayumas yang digunakan untuk mengangkut 11 gelondong kayu Sonokeling.

“Saat ini penyidik sedang mendalami kasus pembalakan liar yang terjadi di Petak 23 E Kawasan Hutan Perlindungan Setempat wilayah KRPH Kayumas. Sebab, di wilayah ini kerap terjadi pembalakan liar yang membahayakan lingkungan hidup masyarakat setempat,” tegasnya.

Nanang menyampaikan, bahwa polisi akan menindak tegas para pelaku yang terlibat dalam ilegal logging apabila ditunjang dengan alat bukti-yang akurat atau memadai. “Polisi tidak akan pandang bulu dalam menindak tegas pelaku ilegal logging asalkan ada bukti-bukti yang akurat,” tutupnya. (fat/aka).