DPRD Banyuwangi Bentuk Pansus Ranwal RPJMD 2021-2026

  • Whatsapp
pansus banyuwangi
Ketua DPRD Banyuwangi I Made Cahyana Negara. (istimewa)
banner 468x60

NUSADAILY.COM – BANYUWANGI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Banyuwangi membentuk pantia khusus (Pansus) untuk membahas rancangan awal Raperda Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2021-2026.

“DPRD sudah menggelar rapat paripurna internal kemarin untuk membentuk dan mengesahkan Pansus dalam rangka pembahasan Rancangan awal RPJMD Tahun 2021-2026,” kata Ketua DPRD Banyuwangi I Made Cahyana saat dikonfirmasi Awak Media, Rabu, 14 April 2021.

Baca Juga

BACA JUGA: Perluas Digitalisasi Ekonomi, Banyuwangi Kukuhkan Tim Digital Daerah

Menurut Made, pembahasan RPJMD ini merupakan momentum strategis antara Pemerintah daerah bersama DPRD dalam rangka penyelenggaraan Pemerintahan Daerah sebagaimana amanat Undang-Undang No. 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah.

Maka setiap perencanaan pembangunan daerah harus tetap memperhatikan asas dan cara pendekatan teknokratif, aspirastif, politis atas bawah, bawah atas sebagaimana ketentuan Pasal 7 Peraturan Menteri Dalam Negeri No. 86 Tahun 2017.

Sesuai dengan ketentuan, sejak diterima Pansus DPRD hanya mempunyai waktu 10 hari untuk melakukan pembahasan Rancangan awal RPJMD Kabupaten Banyuwangi tahun 2021-2026. Selanjutnya hasil pembahasan Rancangan awal RPJMD oleh pansus dirumuskan dalam nota kesepakatan yang nantinya ditanda tangani oleh Kepala Daerah dan Ketua DPRD.

“Dalam rapat paripurna internal telah disepakati saudara Irianto,SH sebagai Ketua Pansus Rancangan awal RPJMD tahun 2021-2026,” tutup Made.

Untuk diketahui, Raperda RPJMD ini akan disesuaikan dengan visi misi Bupati dan Wakil Bupati Banyuwangi yang terpilih dalam Pilkada 2020 kemarin, yakni Ipuk Fiestiandani – Sugiarah. Duet ini memiliki visi mewujudkan Banyuwangi yang semakin maju, sejahtera dan berkah.

Dengan misi, pertama meningkatkan pertumbuhan dan ketahanan ekonomi local berbasis pertanian, perikanan,UMKM dan pariwisata focus pada keberdayaan keluarga untuk membuka lapangan kerja dan mengurangi kemiskinan.

Kedua, membangun SDM unggul, sehat jasmani rohani, produktif dan berkarakter melalui peningkatan akses serta pelayanan pendidikan, kesehatan dan kebutuhan dasar lainnya.

BACA JUGA: Tambang Galian C Rongrong Lahan Produktif di Banyuwangi

Ketiga, mewujudkan masyarakat berakhlak yang memegang teguh nilai-nilai keagamaan, menjaga keluhuran adat istiadat serta menguatkan gotong royong dan kerukunan dalam harmoni kebhinekaan.

Keempat,mempercepat pembangunan infrastruktur ekonomi dan social yang semakin merata dengan memperhatikan daya dukung lingkungan. Kelima, memantapkan tata kelola pemerintahan yang tangkas dan dinamis melalui transformasi digital untuk mewujudkan birokrasi produktif dan kemudahan berusaha. (ozi/lna)