Door! Dua Napi Banyuwangi yang Kabur Dihadiahi Timah Panas

  • Whatsapp
Taufik dan Hadi, Napi Lapas Kelas 2A Banyuwangi yang kabur harus terkapar usai diterjang timah panas polisi.
banner 468x60

BANYUWANGI – Sempat buron selama 3 hari, dua nara pidana Lapas Kelas IIA Banyuwangi yang kabur akhirnya ditangkap oleh aparat kepolisian. 

Baca Juga

Keduanya yakni Taufik Hidayat (22) narapidana kasus curanmor dan Hadi Trisno Wijoyo (44) narapidana peredaran narkoba. Polisi terpaksa melumpuhkan keduanya dengan timah panas di bagian kaki, karena mencoba melawan saat hendak ditangkap. 

“Terpaksa kita lalukan tindakan terukur, karena keduanya mencoba melarikan diri saat akan ditangkap,” kata Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Arman Asmara Syarifuddin, Jumat Sore, 30 Oktober 2020.

Kapolresta menceritakan, kedua napi ini kabur pada hari Selasa subuh sekitar jam 03.30 Wib. “Sebelum melarikan diri, keduanya mempersiapkan beberapa alat gergaji besi kecil untuk memotong jeruji besi,” ungkapnya.

Setelah berhasil keluar dari sel, Taufik dan Hadi melompati pagar dan kabur lewat atap genteng rumah warga. Setelah berhasil kabur dari Lapas, kedua tersangka langsung melarikan diri ke Pasuruan.

“Jadi tersangka Hadi mengajak tersangka Taufik ke Pasuruan tempat asalnya,” ungkap Kapolresta.

Polisi sempat melakukan perburuan selama 3 hari untuk melacak keberadaan kedua napi tersebut. Hingga akhirnya, keduanya ditemukan di Dusun Kemiri, Desa Pakurejo, Kecamatan Sukorejo Kabupaten Pasuruan. 

“Penangkapan ini hasil kolaborasi bersama antara Polresta Banyuwangi, Lapas, dan Polda Jatim,” imbuhnya.

Setelah melancarkan aksi pelariannya, Hadi dan Taufik kini harus mendekam kembali di penjara menjalani sisi masa hukumannya. (ozi/aka)