Dispendik Sidoarjo Alihkan BOS untuk Sarpras Pembelajaran Tatap Muka

  • Whatsapp
Simulasi pembelajaran tatap muka dilakukan di SD MI NU KH. Mukmin, Selasa (30/3)
Simulasi pembelajaran tatap muka dilakukan di SD MI NU KH. Mukmin, Selasa (30/3)
banner 468x60

NUSADAILY.COM – SIDOARJO – Pemerintah Pusat telah memutuskan pembelajaran tatap muka (PTM) Juli mendatang. Ketentuan PTM jumlah siswa yang masuk maksimal 50 persen. Dinas Pendidikan (Dispendik) Sidoarjo alihkan BOS untuk sarana prasarana (Sarpras). 

Sejumlah persiapan untuk pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) juga sedang di persiapkan oleh Dinas Pendidikan  (Dispendik) Kabupaten Sidoarjo. Baik dari segi sarana maupun prasarana-nya. 

Baca Juga

“Pada prinsipnya semua sekolah di Sidoarjo siap laksanakan sekolah tatap muka pada Juli, sesuai dengan SKB 4 Menteri itu,” kata Asrofi, Kepala Dispendik Sidoarjo saat dikonfirmasi, Minggu (4/4/2021) dilansir Nusadaily.com.

Sarana dan prasarana untuk menunjang sekolah tatap muka itu semua anggaran  Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Regional sudah diarahkan pada pembelajaran masa pandemi dan juga sekolah secara digital.

“Konsepnya, ketika sekolah tatap muka itu tidak ada jam istirahat dan jumlah murid  masuk 50 persen saja,” ungkapnya.

Saat ini Pemerintah Kabupaten Sidoarjo terus memasifkan vaksinasi Covid-19 kepada masyarakat, tenaga pendidik juga menjadi salah satu prioritas penerima vaksin. 

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sidoarjo, Syaf Satriawaman menjelaskan, vaksinasi untuk tenaga pendidik (guru) sudah mencapai 87 persen. “Sisa guru yang belum, akan dilakukan vaksinasi di Puskesmas masing-masing,” pungkasnya. (ful/wan)