Disparta Pacu Potensi Daya Tarik Wisata di Beranda Kota Batu

  • Whatsapp
kota batu
Disparta Kota Batu menggenjot pengembangan destinasi wisata di Kelurahan Dadaprejo. Salah satunya di DD Orchid yang dapat dijadikan objek wisata sekaligus tempat edukasi membudidayakan tanaman anggrek.(istimewa)
banner 468x60

NUSADAILY.COM – KOTA BATU – Dinas Pariwisata Kota Batu menaruh harapan besar terhadap Kelurahan Dadaprejo, Kecamatan Junrejo Kota Batu. Letaknya berada di sisi timur Kota Batu berbatasan dengan Kecamatan Dau, Kabupaten Malang.

Kelurahan ini merupakan gerbang masuk menuju Kota Batu. Sebagai sebuah beranda kota, Disparta Kota Batu ingin memacu potensi yang ada. Sehingga memunculkan objek wisata yang menjadi daya tarik bagi wisatawan.

Baca Juga

BACA JUGA: Gagas Kompetisi Film Pendek, Disparta Kota Batu Ingin Tonjolkan Potensi Wisata Desa

Kali ini, Disparta Kota Batu getol menumbuhkan potensi wisata berbasis kearifan lokal desa/kelurahan. Munculnya objek wisata berbasis potensi lokal sekaligus beriringan dengan nilai-nilai edukasi.

Penggabungan bakal diaplikasikan di Kelurahan Dadaprejo. Beberapa destinasi yang akan dikembangkan di sana, seperti Kreasi Kriya Nusantara. Sebuah tempat belajar berkreasi membuat kerajinan kriya kayu dan tanah liat. Hasil kreasi ditampilkan dalam bentuk ragam cendera mata.

Selanjutnya, disuguhkan pula tempat belajar membudidayakan tanaman anggrek di DD Orchid. Pengunjung juga bisa mempraktekan bagaimana cara menanam dan edukasi merawat tanaman endemik Indonesia tersebut. Kemudian bila wisatawan ingin mengetahui proses batik mulai awal hingga selesai serta mencobanya bisa mendatangi Dadap Batik Batu.

Kepala Disparta Kota Batu, Arief As Siddiq berharap wisata di wilayah tersebut bisa dikelola dengan maksimal. Sehingga terwujud visi yang digaungkan dalam RPJMD kepala daerah Kota Batu. Yakni Desa Berdaya, Kota Berjaya.

“Dengan mengembangkan potensi wisata di sana besar harapan kami nantinya wisata tersebut mampu mengangkat perekonomian dan kesejahteraan masyarakat,” terangnya.

Untuk itu, kata dia, sasaran prioritas kinerja dari Disparta adalah pengembangan destinasi desa atau kelurahan yaitu kearifan lokal. Potensi tersebut dikembangkan dan dikemas agar menjadi desa atau kelurahan wisata. Termasuk pengembangan kebudayaan yang ada.

BACA JUGA: Dewi Sandra Jadi Andalan Disparta Kota Batu, karena Sehat Aman dan Ramah

Agar itu bisa berjalan baik, pihaknya tak mungkin bisa berjalan sendiri perlu dukungan peran dari beberapa SKPD terkait secara terintegrasi di dalam melaksanakan beberapa program tersebut.

“Supaya terealisasi ada beberapa terbosan yang dilakukan yaitu pengembangan destinasi wisata desa, kedua pengembangan SDM pariwisata. Ketiga pengembangan seni budaya daerah dan yang terakhir adalah pengembangan promosi wisata,” tuturnya. (wok/lna)