Dini Hari, Dapur Rumah Warga Kota Malang Longsor

  • Whatsapp
dapur longsor
banner 468x60

NUSADAILY.COM – MALANG – Sebuah dapur rumah warga di kawasam Mergosono, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, longsor, Kamis (4/3/2021) sekitar pukul 05.30. Beruntung, tidak ada korban jiwa atas peristiwa tersebut.

Pemilik rumah, Tarman, 75 mengungkapkan, sebelum kejadian, para tetangga mendengar bunyi yang sangat kencang di bagian belakang rumahnya.

Baca Juga

BACA JUGA: Januari-Februari 2021, Kabupaten Malang “Diteror” Longsor

“Saya bangun gara-gara diteriaki warga. Mereka bilang, dapur saya longsor. Sebab, mereka mendengar suara kencang,” kata dia.

Sebelumnya, anggota karang taruna melakukan pembersihan di bagian bawah dapur milik Tarman. Sebab, sempat terjadi longsor disana.

“Hari Minggu itu sempat dibersihkan oleh anggota karang taruna. Sebelumnya, juga tidak ada apa-apa. Ketika kejadian tadi pagi, juga tidak ada hujan,” papar dia.

Tarman mengungkapkan, atas peristiwa tersebut, rumahnya langsung ditinjau oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Malang. “Tadi, pihak kepolisian, Lurah dan BPBD sudah kesini,” papar dia.

Dia menambahkan, Tarman yang tinggal bersama istri, anak dan cucunya tidak berniat untuk pindah rumah.

“Kalau mau pindah, ya pindah kemana. Syukur kalau pemerintah mau membantu, ya silahkan,” tandas dia.

Sementara itu, Lurah Mergosono, Karliono menambahkan, mendengar adanya bencana yang menimpa warganya, ia lamgsung meminta bantuan BPBD.

“Saat ini, BPBD sudan memberikan sesek atau terpal untuk menanggulangi potensi longsor lanjutan. Untuk proses evakuasi, kami akan lakukan koordinasi lebih lanjut,” papar dia.

Sementara, untuk bantuan lainnya, pihakmya juga akan berkoordinasi dengan dinas terkait.

BACA JUGA: Kembali Diterjang Longsor, Jalur Kawasan Payung Tutup Total

“Kami akan berkoordinasi dengan Dinsos (Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana) Kota Malang terkait bantuan sosial yang ada disana,” imbuh dia.

Karliono menambahkan, pihaknya akan mengimbau para warga, khususnya yang tinggal di daerag aliran sungai (DAS) untuk selalu waspada.

“Saya imbau untuk selalu berhsti-hati. Sebab, bencana bisa terjadi kapan saja,” pungkas dia.(nda/lna)