Dilarang Mudik, Satlantas Polresta Malang Kota Bakal Lakukan Penyekatan

  • Whatsapp
banner 468x60

Baca Juga

NUSADAILY.COM – MALANG – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Malang Kota bakal melakukan penyekatan di perbatasan kota, untuk mengantisipasi mudik lebaran. Sebab, belum lama ini, pemerintah pusat, melalui Kementerian Perhubungan (Kemenhub) resmi melarang kegiatan mudik Lebaran pada tahun 2021 ini.

Kasat Lantas Polresta Malang Kota, Kompol Ramadhan Nasution mengatakan, pihaknya akan terus mensosialisasikan ke masyarakat terkait larangan mudik tersebut.

“Pada intinya, saat ini yang menjadi dasar adalah masih masa pandemi Covid 19 dan proses vaksinasi sedang dilaksanakan,” kata pria yang akrab disapa Rama ini, Rabu (14/3/2021).

Saat ini, kata dia, untuk menekan angka penyebaran covid-19, pihaknya akan melaksanakan penyekatan kendaraan di dua titik, yaikni di Graha Kencana Jalan Raya Balearjosari dan Exit Tol Madyopuro.

“Titik-titik penyekatan itu akan dilaporkan ke Korlantas Polri dan Ditlantas Polda Jatim,” papar dia.

Meski demikian, pihaknya masih menunggu petunjuk pelaksana (juklak) dan dasar hukum, untuk pelaksanaan penyekatan tersebut.

Titik Penyekatan Sudah Ditentukan

“Untuk titik penyekatan, sudah kami tentukan di dua titik tersebut (Graha Kencana Jalan Raya Balearjosari dan Exit Tol Madyopuro). Namun pelaksanaannya, menunggu juklak atau petunjuk arahan dari satuan yang diatas. Nanti, akan ada dasar hukumnya atau surat edaran dari Satgas Covid 19 (terkait pelaksanaan penyekatan kendaraan yang akan melakukan kegiatan mudik),” imbuh dia.

Dia menambahkan, pelaksanaan penyekatan kendaraan yang melakukan kegiatan mudik,  kemungkinan akan mirip seperti kegiatan PSBB di wilayah Malang yang dilakukan beberapa waktu yang lalu.

“Nanti, kami dirikan pos pengamanan dan pos pelayanan di titik penyekatan. Untuk pemeriksaan kendaraan yang melakukan kegiatan mudik, kami akan lakukan pemeriksaan bukan berdasarkan plat nomor, melainkan dari KTP. Bila KTP berasal dari luar Malang Raya, kami beri tindakan berupa putar balik kembali ke daerah asal,” pungkas dia.

Sebagai informasi, Kementrian Perhubungan telah resmi melarang adanya mudik lebaran. Bahkan, seluruh moda transportasi baik darat, laut, udara, akan dibatasi sepanjang tanggal 6-17 Mei 2021.

Hal itu tertuang dalam Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 13 Tahun 2021 tentang Pengendalian Transportasi Selama Masa Idul Fitri 1442 Hijriah Dalam Rangka Pencegahan Penyebaran Covid-19.(nda/aka)