Dijanjikan Cair Pekan Lalu, Insentif Nakes Kembali Meleset

  • Whatsapp
banner 468x60

NUSADAILY.COM – Kota Batu – Insentif tenaga kesehatan Kota Batu yang semula direncanakan cair pekan lalu kembali molor. Hingga Selasa, 30 Juni 2020, insentif belum realisasi. Ada sekitar 528 tenaga kesehatan tak sabar menunggu realisasi pencairan insentif nakes selama penanganan pandemi Covid-19.


Para nakes yang bekerja selama tiga bulan lebih kembali gigit jari. Mereka  mencurahkan tenaganya bersamaan dengan tuntutan kebutuhan hidup yang membelit. Salah satu penerima insentif nakes bersumber dari APBD Dodik Zakaria Efendi mengaku jika sampai saat ini masih belum menerima insentif yang dijanjikan pada pekan lalu.

Baca Juga

Ia menambahkan, dirinya tergabung dalam PSC (Public Safety Center) 119 di Kota Batu telah menyetorkan 10 nama dan belum mendapatkan kabar lebih lanjut hingga saat ini.
“Belum ada kabar sama sekali. Kami hanya mendengar bahwa insentif akan cair pada pekan kemarin,” ujar Dodik Zakaria Efendi salah satu tenaga kesehatan di Kota Batu, Selasa, 30/6 dilansir Nusadaily.com.


Terganjalnya realisasi penyaluran insentif nakes yang dijanjikan pada pekan lalu, disayangkan Wakil Komisi C DPRD Kota Batu, Didik Machmud. Didik mendesak agar Dinkes Kota Batu untuk secara transparan dengan kendala yang menghambat.
Apalagi pada pekan lalu ia mengetahui jika SK Walikota sudah diserahkan ke Walikota Batu tinggal menunggu penandatanganan. Termasuk persyaratan dokumen administrasi telah dilengkapi. 


“Jangan berikan harapan palsu pada mereka. Kalau memang ada hal teknis yang menjadi kendala maka bisa di ungkapkan,” sergah dia.
Sementara itu, Walikota Batu Dewanti Rumpoko menjelaskan eksekusi penyaluran tidak semudah yang dibayangkan. Ada beberapa mekanisme yang harus diperhatikan agar tepat sasaran. Seperti tupoksi dan beban kerja yang ditanggungnya.


“Serta perlu verifikasi ketat untuk menghindari pemberian anggaran ganda yang memicu permasalahan kemudian hari. Kalau ada temuan terus disuruh mengembalikan kasian juga nakesnya,” lanjut Dewanti.
Ia menambahkan, persyaratan administrasi dari Dinkes telah lengkap. Begitu pun juga SK Walikota sudah diterbitkan, hanya saja penandatanganan masih menunggu proses verifikasi dari Sekda Pemkot Batu. Penerima insentif tak hanya nakes saja, termasuk sopir ambulans dan pengangkut jenazah..
“Belum saya tandatangani ketika verifikasi belum sahih,” jelas dia. (wok/wan)

Post Terkait

banner 468x60