Cuaca Ekstrem, Satu Pelajar Pacitan Tewas Tertimbun Longsor

  • Whatsapp
longsor cuaca ekstrem
Longsor menerjang Pacitan, memakan satu korban jiwa.
banner 468x60

NUSADAILY.COM – PACITAN – Cuaca ekstrem berlangsung di berbagai daerah, seperti di Kabupaten Pacitan pada hari Rabu (26/01/2021) hujan turun seharian. Dengan topografi Pacitan yang berbukit dan pegunungan membuat sejumlah wilayah diterjang longsor. Selain itu bencana tersebut juga memakan korban jiwa.

Satu pelajar tewas tertimpa tembok rumah akibat longsoran yang menerjang rumahnya di Dusun Kembang Kidul Desa Sedeng Kecamatan Pacitan.

Baca Juga

BACA JUGA: Jalur Alternatif Batu-Mojokerto Longsor, Pengendara Diimbau Waspada

Korba Ira Desty Riyanti

Informasi yang berhasil dihimpun nusadaily.com dari saksi-saksi di TKP, korban bernama Ira Desty Riyanti (18) seorang pelajar yang masih duduk di bangku SMK, warga Rt 02/04 Dusun Kembang Kidul Desa Sedeng Kecamatan Pacitan.

Diceritakan salah satu saksi, Yahya Ali Rahman, korban akan tidur dan baru masuk kamar.

BACA JUGA: Longsor Dibersihkan, Jalan Poros Sangatta-Rantau Pulung Kembali Normal

“Tiba-tiba gemuruh datang dari samping dan belakang rumah. Korban tidak sempat menghindar dan tertimpa tembok karena terdorong material longsor,” ujar Yahya kepada nusadaily.com, Rabu (27/01/2021).

Melihat peristiwa tersebut, warga sekitar segera menolong korban yang tertipa tembok. Namun korban tidak sempat diselamatkan, sementara anggota keluarga lain masih sempat lari dan selamat.

BACA JUGA: Kurangi Risiko Banjir, Pemkot Malang Wajibkan Pengembang Perumahan Bikin Sumur Resapan

Bupati Pacitan Indriarto yang mendengar kejadian tersebut, pagi tadi turut berbelasungkawa dan mendatangi rumah duka.

Dalam kesempatan tersebut, Indriarto juga menyampaikan masyarakat agar lebih hati-hati dan waspada menghadapi cuaca ekstrem seperti saat ini.

BACA JUGA:

“Sebelumnya saya atas nama Bupati Pacitan, turut berbelasungkawa, dan saya meminta keapada warga yang tinggal di daerah rawan longsor untuk meningkatkan kewaspadaanya, apabila turun hujan lebat untuk tidak berada di dalam ruangan, dan mencari tempat yang aman. Bila perlu sementara waktu tinggal bersama keluarga yang rumahnya lebih aman,” pungkas Bupati Pacitan. (nto/ark)