Cegah Penyebaran DB, BHS Fogging Lemahputro Sidoarjo

  • Whatsapp
BHS Fogging
BHS melakukan fogging di Kelurahan Lemahputro Kecamatan Kota Sidoarjo. (Istimewa)

NUSADAILY.COM – SIDOARJO – Dua warga di dusun Kwadengan, Kelurahan Lemahputro, Kecamatan Kota Sidoarjo terserang demam berdarah (DB), mereka meminta untuk dilakukan fogging atau pengasapan.

Mendengar ada warga terjangkit DB, Bambang Haryo Soekartono (BHS) anggota Dewan Pakar DPP Partai Gerindra langsung turun menggelar fogging. Karena ini merupakan bagian dari agenda BHS Peduli Kesehatan dan lingkungan.

“Ini bagian dari kepedulian kami untuk menjaga lingkungan tetap bersih dan aman dari demam berdarah dan penyakit lainnya,” Kata Bambang Haryo yang juga penasehat utama PT Dharma Lautan Utama (DLU) saat dikonfirmasi, Selasa (15/6/2021).

BHS menuturkan, bahwa pihak RW setempat sebenarnya sudah meminta fogging kepada pihak Puskesmas. Hanya saja, birokrasinya terlalu berbelit-belit. Sehingga mantan anggota DPR RI itu bersama timnya turun.

Baca Juga: Kasus Demam Berdarah di Kabupaten Blitar Turun Lebih dari 200 Persen

“Beruntung nyawa dua warga yang terserang DB itu, masih bisa tertolong dan kini sudah mulai sehat lagi,” ungkap politisi Partai Gerindra ini.

Lebih jauh, BHS berharap Pemerintah Kabupaten Sidoarjo untuk aktif melakukan fogging atau mengadakan sosialisasi kepada warga terkait pencegahan DB. Termasuk juga penyemprotan desinfektan.

Baca Juga: Tiga Bulan, Demam Berdarah di Gunung Kidul Renggut 4 Nyawa

“Penyemprotan Desinfektan pencegahan Covid-19 mulai berkurang, kami minta ini terus dilakukan. Apalagi saat ini muncul banyak varian yang baru. Pemerintah seharusnya tetap aktif melakukan penyemprotan di berbagai lokasi,” tegas BHS.

BHS pun juga menceritakan saat dirinya bersaing bersama Pj Bupati Sidoarjo, Hudiyono dan Plt Bupati Sidoarjo, Nur Ahmad Syaifuddin (almarhum) dalam melaksanakan penyemprotan dan pencegahan Covid-19 tahun lalu.

Baca Juga: Di NTT, Demam Berdarah Lebih Ganas Dibanding Virus Corona

“Dua pimpinan itu, sangat aktif bersama-sama, saling bersaing banyak-banyakan melaksanakan penyemprotan di seluruh wilayah Sidoarjo. Makanya, seharusnya jangan sampai sekarang berhenti penyemprotan disinfektan itu,” ungkap penasehat utama PT DLU ini.

Sementara wakil warga Kwadengan RT 01, RW 01, Ny Purnami menegaskan ada dua warga Kwadengan yang terkena DB. Dia pun berharap Baksos fogging yang dilakukan oleh BHS, bisa diikuti pihak lainnya.

Baca Juga: Takziah ke Warga Meninggal Akibat Demam Berdarah, Bupati Trenggalek Menangis

“Kami berharap, penyemprotan tidak berhenti disini. Kami juga butuh penyemprotan lainnya, termasuk dari tim Covid-19,” ungkap Purnami yang suaminya menjabat Ketua RW 01 Kwadengan ini. (ful)