BPBD Kabupaten Malang Dirikan 4 Pos untuk Antisipasi Banjir

  • Whatsapp
Kepala BPBD Kabupaten Malang Bambang Istiawan saat dimintai keterangannya oleh pewarta
banner 468x60

NUSADAILY.COM – MALANG – Memasuki musim hujan, Badan Penanggulan Daerah (BPBD) Kabupaten Malang mendirikan 4 pos untuk mengantisipasi datangnya banjir.

Datangnya musim penghujan perlu diwaspadai. Volume hujan yang terus meningkat dapat menyebabkan banjir, apalagi dengan kondisi alam yang berbeda-beda seperti yang ada di Kabupaten Malang.

Kepala BPBD Kabupaten Malang, Bambang Istiawan mengatakan, saat ini pihaknya mendirikan 4 pos untuk mengantisipasi datangnya banjir.

Beberapa waktu lalu musibah banjir bandang terjadi di Desa Pandansari, Kecamatan Ngantang, Malang.

“Itu sepertinya hujan lokal dari wilayah di atasnya. Lalu air turun dengan material-material seperti kayu, tanah dan batu. Kemudian ada satu potongan pohon besar membentang menutupi aliran, akhirnya materialnya ngumpul di situ. Itu yang membuat aliran airnya juga meninggi,” ujarnya.

Menurutnya, kejadian tersebut yang membuat aliran sungai menjadi meluap. Dan hal itu merupakan fenomena alam yang tidak terduga. Mengingat intensitas hujan yang turun beberapa waktu terakhir juga meningkat.

“Seandainya potongan kayu tersebut tidak melintang di aliran, kemungkinan arusnya tidak sampai sebesar itu. Dan materialnya tidak mengumpul seperti itu. Dan menyebabkan aliran sungai menjadi besar. Dan permasalahan seperti itu yang tidak kita duga. Kalau di Kabupaten Malang biasanya yang terjadi seperti itu,” imbuhnya.

Intensitas hujan tinggi

Intensitas hujan yang tinggi juga disebut sebagai penyebab meluapnya air. Dan hal tersebut juga menyebabkan kapasitas air yang melintas di beberapa aliran sungai, melebihi kapasitas sungainya.

“Intensitas meningkat bisa menyebabkan, air meluap. Ditambah kalau ada sumbatan seperti pohon-pohon besar yang tumbang itu, pasti semakin meluap. Kalau misalnya lancar, ya akan bisa mengalir normal hingga ke aliran sungai besar,” terang Bambang.

Mengantisipasi hal tersebut, sebagai bentuk kesiapan, BPBD Kabupaten Malang mendirikan empat pos. Keempat pos tersebut didirikan di wilayah yang memiliki potensi bencana hidrometeorologi. Seperti banjir, longsor dan beberapa bencana lainnya.

“Saya menyiapkan empat pos. Itu di Ngantang, Tumpang, Tirtoyudo dan Gedangan. Itu tidak semuanya rawan banjir, tapi hidrometeorologi. Jadi banjir, longsor dan lain sebagainya,” jelas Bambang.

Hal tersebut sebagai upaya antisipasi jika sewaktu-waktu terjadi bencana, bisa segera tertangani. Artinya dalam hal ini, BPBD juga bersinergi dengan beberapa pihak terkait. Seperti SAR, PMI serta TNI-Polri.

“Itu kita optimalkan. Artinya kalau ada bencana di lokasi tersebut, kalau menunggu penanganan dari BPBD Kabupaten Malang yang berkantor du Kepanjen, ya akan lama. Jadi paling tidak, kalau bencananya kecil, bisa segera ditangani,” pungkas Bambang. (aje/kal)

Post Terkait

banner 468x60