Booming Gowes, Warga Berharap Jalur Khusus Sepeda Diperbanyak

  • Whatsapp
banner 468x60

NUSADAILY.COM-PROBOLINGGO- Hampir semua daerah termasuk di Kota Probolinggo booming bersepeda atau gowes. Hal itu membuat sejumlah pesepeda atau goweser berharap ada trek khusus di sejumlah jalan kota.

Sudah satu bulanan ini, sejumlah jalan di Kota Probolinggo baik protokol maupun jalan kota dihiasi para goweser. Seperti Jalan Panglima Sudirman, Soekarno Hatta, Cokroaminoto, Pahlawan, Mastrip, Slamet Riyadi dan jalan lainnya.

Baca Juga

Gowes, bagi sebagian masyarakat merupakan ajang memperkuat imun tubuh di samping refreshing. Hal itu, dirasa cukup untuk membentengi diri dari serangan virus corona disease atau COVID-19.

Seperti yang disampaikan Zainal Arifin, goweser asal Kota Probolinggo ini. Baginya, gowes tak sekadar refreshing. Namun juga upaya untuk memperkuat imun tubuh.

“Sebelum ada COVID-19, sudah biasa gowes. Namun saat ini lebih kita tingkatkan, sebab bertujuan untuk memperkuat imun tubuh,”jelasnya pada Nusadaily.com.

Biasanya, Zainal bersama koleganya gowes hingga ke luar daerah yakni Kabupaten Probolinggo. Sebab, untuk di Kota Probolinggo, aksesnya juga tidak terlalu luas.

“Kalau di Kota Probolinggo bisa saja. Namun selain jarak yang dekat, kita juga mencari tantangan. Makanya sampai ke Kabupaten Probolinggo seperti Bukit Bentar, Ronggojalu dan lainnya,”tambah warga Kelurahan Kanigaran Kecamatan Kanigaran ini.

Ia berharap, dengan maraknya gowes oleh masyarakat sejumlah jalan di Kota Probolinggo diberi jalur khusus. Hal ini agar selain rapi, juga memberi rasa aman dari kecelakaan.

Dishub Siapkan Jalur Sepeda, Namun Anggaran Terkendala Refocussing

Sebenarnya sejumlah jalur pesepeda ada di Kota Probolinggo. Seperti Jalan A.A. Maramis atau areal taman Maramis di Kelurahan Kanigaran, Kecamatan Kanigaran.

Terkait keinginan goweser, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Probolinggo Sumadi mengaku, sebelumnya ada rencana untuk menyiapkan jalur khusus bagi pesepeda. Hanya saja, refocussing COVID-19 jadi penghalang.

“Untuk jalur sepeda, sebenarnya kita sudah siapkan melalui APBD 2020 induk. Yakni, mulai jalan Panglima Sudirman hingga alun-alun,” ucap Sumadi melalui sambungan seluler kepada induk media Imperiumdaily ini.

Hanya saja, karena refocussing membuat rencana itu gagal. Namun pihaknya akan tetap antisipasi, salah satunya melalui pengawasan petugas.

“Kita akan tingkatkan pengawasan, terutama jalur-jalur yang dilalui pesepeda. Harapannya bisa tetap mematuhi aturan lalu lintas dan protokol kesehatan,”tambahnya. (ras/top)

Post Terkait

banner 468x60