Bioskop di Kota Mojokerto Sudah Buka, Pengunjung dan Jam Tayang Dibatasi

  • Whatsapp
bioskop mojokerto
Bioskop di Kota Mojokerto mulai dibuka, pengunjung dibatasi hanya 30 persen dari total kapasitas. (din/nusadaily.com)
banner 468x60

MOJOKERTO – Bioskop di Kota Mojokerto kembali dibuka kendati pandemi Covid-19 belum berakhir. Pengoperasian bioskop ini, merupakan pertama kalinya di Jawa Timur, setelah Bandung, Batam dan Jakarta.

Tercatat sudah tujuh bulan di tutup lantaran virus corona mewabah sejak pertengahan Maret 2020 di Indonesia. Sehingga pihaknya harus memenuhi penerapan prokes dengan ketat, sesuai dengan peraturan Perwali Nomor 47 Tahun 2020 dimana penonton hanya dibatasi 30 persen.

Baca Juga

BACA JUGA: Awasi Ketat Prokes di Bioskop, Petugas DKI Jakarta Nyamar Jadi Penonton

Sinema Manager CGV Sunrise Mall Ade Pramana menyebutkan, di saat hari pertama bukanya, bioskop satu-satunya di Kota Mojokerto ini harus menerapkan prokes yang wajib dipatuhi staf, maupun pengunjung. Mulai dari pakai masker, pemeriksaan suhu tubuh, dan cuci tangan sebelum masuk ke area sinema.

bioskop mojokerto
Pegawai bioskop di Kota Mojokerto tampak membersihkan area publik untuk menjaga protokol kesehatan. (din/nusadaily.com)

“Kami sudah sesuaikan penerapan prokes dengan peraturan Perwali tentunya. Setiap pengunjung harus wajib mengunakan masker, mengisi form dan cek suhu tubuh. Kita juga batasi penonton 30 persen, yang semula dalam satu studio berisi 108 orang saat ini hanya boleh 34 orang saja,” imbuh Ade, Minggu, 25 Oktober 2020.

Ia menyebutkan, jika di hari pertama buka pada Jumat, 23 Oktober 2020 lalu, semua studio dibuka dengan pembatasan kapasitas dan waktu tayang. Yakni, mulai pukul 13.30 WIB hingga 19.15 WIB dengan memutar hanya lima film saja.

Sebagai upaya menghindari kerumunan, pihaknya berupaya menerapkan sistem digitalisasi yang mampu diakses calon pengunjung saat akan memesan tempat duduk.

BACA JUGA: Bioskop Mau Buka, Dinkes Kota Malang Cek Protokol Kesehatan

“Jarak antara satu kursi dengan yang lain juga diatur sedemikian hingga. Jadi kursi sebelah kanan, kiri, depan, belakang itu kosong,” bebernya.

Jika terdapat penonton yang kedapatan melanggar protokol kesehatan saat pengoperasian sinema berlangsung, pihaknya tak segan melakukan peneguran secara personal.

“Karena ini untuk kebaikan kita semua, jadi pegawai patuh, penonton juga harus patuh. Sebab kita tidak mau ada klaster baru di sini, terlebih pandemi belum berakhir,” imbuhnya. (din/lna)

Post Terkait

banner 468x60