Bermain di Kubangan, Santri Magetan Kehilangan Nyawa

  • Whatsapp
Warga melakukan evakuasi santri yang meninggal dunia di kubangan
Warga melakukan evakuasi santri yang meninggal dunia di kubangan
banner 468x60

NUSADAILY.COM – MAGETAN – Diduga kurang pengawasan, seorang santri di Kabupaten Magetan tengelam pada kubangan galian proyek di Dusun Tawing Desa Plumpung Kecamatan Poncol, Kamis siang (08/04/2021). Santri tersebut Ezra Ardian 14 tahun warga Banaran Kelurahan Alastuwo Kecamatan Poncol Magetan.

Dia bermain di kubangan bersama tiga orang rekanya saat pekerja istrihat. Hal ini disampaikan Suprapto salah satu pekerja kepada Nusadaily.com. Sebelumnya ada peringatan dengan keras agar tidak bermain karena mengaganggu pekerjaan.

Baca Juga

”Mereka menunggu kami lengah, saat para pekerja istirahat korban kembali lagi bersama temanya dan bermain. Mengetahui salah satu temanya tengelam baru dua rekanya meminta pertolongan kepada warga sekitar. Korban terlalu lama tengelam, sehingga nyawanya tidak tertolong setelah dapat dievakuasi, ” kata Suprapto dilansir Nusadaily.com.

Hal tersebut dibenarkan Kepala Desa Plumpung Haji Zailani yang saat itu ikut evakuasi, ketiga santri Ponpes Hidayatul Mubtadiin tersebut bermain air usai pekerja istirahat makan siang. Sehingga tidak ada yang melihat dan mengawasi.

”Dari keterangan rekanya diduga korban tertancap pada lumpur dasar kubangan, sehingga terjebak dan tidak bisa naik kembali kepermukaan. Warga yang turut mengevakuasi juga mengunakan tali dan bambu untuk menarik korban dari dasar, ” jelasnya.

Meninggalnya seorang santri akibat tengelam tersebut dibenarkan oleh Kapolsek Plaosan AKP Muhammad Munir. Dari pemeriksaan tim kesehatan Puskesmas Plaosan korban meninggal dunia akibat murni tenggelam.

”Usai dilakukan pemeriksaan korban kita serahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan,” terangnya.

Kapolsek menghimbau kepada pihak pondok selalu mengawasi aktifiatas para santrinya, agar peristiwa serupa tidak kembali terulang. Apalagi sampai kehilangan nyawa. (nto/wan).