Berlagak Ulama, Perangkat Desa Pasuruan Lancarkan Gendam di Batu

  • Whatsapp
Kapolres Batu AKBP Harviadhi Agung Prathama bersama Kasat Reskrim Polres Batu AKP Hendro Tri Wahyono menunjukkan barang bukti yang disita dari ketiga tersangka
banner 468x60

NUSADAILY.COM – KOTA BATU – Usai sudah petualangan tiga pria asal Kabupaten Pasuruan menjalankan aksi penipuan dengan modus berlagak ulama dan menggendam korban. Mereka dibekuk Satreskrim Polres Batu, 9 Juli lalu.

Ketiga pelaku berinisial MS (55), MA (50) dan DM (49). Saat dihadirkan dalam ungkap kasus yang digelar di Mapolres Batu pada Senin siang (13/7), DM selaku otak pelaku penipuan mengaku sudah tiga kali melancarkan aksinya di Kota Batu dibantu dua rekannya itu. Terakhir mereka mendapat sasaran empuk dengan mempedayai perempuan berusia 80 tahun di Kelurahan Sisir Kota Batu pada 7 Juli.

Baca Juga

Aksinya dilakukan pada pagi hari pukul 06.00 WIB dan berhasil membawa dua buah cincin milik korban, masing-masing seberat 5 gram. Namun tindakan para pelaku terekam CCTV sehingga memudahkan petugas melakukan pelacakan. Berselang dua hari dari kejadian, tepatnya pada 9 Juli lalu, Satreskrim menangkap ketiga tersangka di Kabupaten Pasuruan dengan lokasi berbeda. 

MA ditangkap di Desa Karangsentul, Kecamatan Gondangwetan dan DM ditangkap di Desa Ranggeh, Kecamatan Gondangwetan. Sedangkan MS dibekuk di Kelurahan Mulyorejo, Kecamatan Kraton.

“Dari penyelidikan kami ungkap, termasuk dari rekaman CCTV. Dua hari berikutnya, pada 9 Juli lalu, ketiga tersangka kami tangkap,” kata Kapolres Batu AKBP Harviadhi Agung Prathama didampingi Kasat Reskrim Polres Batu AKP Hendro Tri Wahyono saat gelar ungkap perkara di Mapolres Batu, (Senin, 13/7).

Dari keterangan yang disampaikan para pelaku, Harviadhi melanjutkan, ketiganya berbagi peran untuk mengecoh korbannya. Mereka melancarkan aksinya dengan menggunakan mobil rental yang dikendarai MS. Saat mendapat sasaran MA turun dan berpura-pura bertanya arah jalan menuju suatu tempat.