Belum Lagi Diperbaiki, Atap Plafon Gedung GMSC Kembali Runtuh

  • Whatsapp
Plafon gedung GMSC runtuh.
banner 468x60

NUSADAILY.COM – MOJOKERTO – Bangunan Mal Pelayanan Publik Graha Mojokerto Service City (GMSC) kembali mengalami kerusakan. Kali ini atap di lantai dua di bagian luar yang runtuh secara tiba-tiba, Selasa, 9 Februari 2021 pagi

Peristiwa ambrolnya atap plafon dibekas lokasi RSUD Kota Mojokerto di Jalan Gajah Mada Nomor 100, Kota Mojokerto ini terjadi sekitar pukul 09.00 WIB pagi.

Baca Juga

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Mojokerto Gaguk Tri Prasetyo, saat dikonfirmasi menjelaskan jika atap gudang mal pelayanan publik tersebut kembali runtuh dengan panjang 10 meter persegi.

“Ya seperti itu, tadi saya tau-tau dapat laporan kalau atapnya rubuh lagi. Kejadiannya tadi jam 09.00 nan, dan sekarang sudah kita kordinasikan sama PUPR untuk dibersihkan puing-puningnya,” ungkap Gaguk, pada nusadaily.com, Rabu, 10 Februari 2021.

Gaguk menyebut, atap gedung yang runtuh berada di lantai dua. Tepatnya di pintu keluar masuk sisi utara yang kini sedang tidak digunakan sejak insiden plafon runtuh di bagian dalam lantai dua pada awal tahun 2021 lalu.

“Tidak ada korban jiwa, karena saat runtuh tepat di pintu yang difungsikan keluar masuk itu sudah tidak digunakan beraktivitas. Soalnya masih satu lantai dengan kejadian yang kemarin,” bebernya.

Plt DPMTSP Kota Mojokerto ini, menyebutkan hingga saat ini pihaknya belum mengetahui pasti penyebab ambrolnya bagian plafon di lantai dua tersebut.

Untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan, pihaknya menutup sementara loby utama gedung Graha Mojokerto Service City (GMSC). Maupun pintu lain yang ada disekitar lokasi atap yang runtuh karena kwatir akan terjadi kerusakan susulan.

Pintu Masuk Via Lobi Ditutup

“Jadi saat ini pintu masuk utama lobi kita tutup sementara, dialihkan lewat parkiran lewat belakang. Masuknya jadi dari tempat parkir, kemudian lewat pintu belakang langsung naik ke lantai atas,” paparnya.

Kondisi runtuhnya sejumlah plafon di lantai dua gedung tersebut. Rupanya membuat dirinya dan pegawai lainnya harus meningkatkan kewaspadaan lagi.

Sebab hingga saat ini, mall pelayanan publik di lantai 3 tersebut masih digunakan aktivitas perkantoran Diskominfo dan DPMTSP Kota Mojokerto.

“Tempat lain pun kita antisipasi. Kita berharap tidak ada susulan apalagi korban jiwa. Yang terpenting adalah antisipasi titik lain jangan sampai ada jebol lagi. Sehingga kita fokus pada pencegahan,” tandasnya.

Sebelumnya, hampir separuh atap plafon lantai dua Mal Pelayanan Publik Graha Mojokerto Service City (GMSC) Kota Mojokerto di Jalan Gajah Mada, mendadak runtuh, Sabtu malam, 9 Januari 2021.

Tak ada yang mengetahui pasti apa penyebab runtuhnya sebagian atap plafon gedung yang menghabiskan dana pembangunan total Rp 5,4 miliar di tahap pertama tersebut. Tak ada korban jiwa saat peristiwa robohnya atap tersebut sekitar pukul 19.05 WIB.(din/aka)