Belum Juga Usai, Proyek Pelebaran Jalan di Bedengan Menutup Akses Masuk Sementara

  • Whatsapp
Caption foto : kondisi akses pelebaran jalan yang tengah berlangsung pengerjaannya di kawasan Bumi Perkemahan Bedengan, hari ini, Jumat (26/3/2021)
banner 468x60

NUSADAILY.COM – MALANG – Perbaikan dan pelebaran jalan menuju kawasan Bumi Perkemehan Bedengan Kecamatan Dau saat ini sedang berlangsung sejak 3 minggu terakhir serta ditargetkan selesai sebelum akhir Maret 2021.

Disampaikan Kepala Desa Selorejo Bambang Soponyono, dilakukannya perbaikan ini guna memperlebar jalan masuk ke area tersebut, agar pengunjung dengan nyaman dapat berkunjung mengingat ini sebagai destinasi wisata yang harus dirawat fasilitasnya.

“Kami dari pihak bedengan sangat peduli ketika pengunjung dengan susah payah sampai sini, ya karena jalurnya sempit, akses masuknya antara kendaraan roda 2 dan roda 4 harus bergantian, makanya kami lakukan pelebaran jalan,” ungkapnya.

Waktu yang dibutuhkan untuk pelebaran jalan ini ditargetkan hingga akhir maret, ada pula anggaran yang digelontorkan berasal dari pihak pengelola serta bekerjassms dengan pihak desa sebagai pihak yang memantau proyek tersebut.

“Sudah berjalan 3 minggu ya, dana yang digunakan bukan dari dana desa, akan tetapi dana milik pengelola, dengan kapasitas pengerjaan mencapai 2 hingga 3 meter serta lebar 6 meter, panjang dari pintu masuk sampai kawasan wisata sepanjang 650 meter,” bebernya.

Penolakan dari Warga Sekitar Pernah Terjadi

Diceritakan Bambang, penolakan dari warga sekitar juga pernah terjadi disinyalir akan memakan tanah warga yang tidak dapat diberi ganti oleh pihak pengelola.

“Awalnya ada penolakan dari warga, namun kami coba lakukan pendekatan, karena proyek ini demi kenyamanan bersama, hingga akhirnya mereka sadar dan menyerahkan sebagian tanahnya,” pungkasnya.

Di sisi lain, alat yang digunakan untuk pelebaran jalan ini meliputi 2 eskalator dan 1 truk sebagai pengangkut tanah, dengan bayaran pekerja eskalatornya selama 1 jam dengan tarif Rp. 1.300.000

Sementara itu, Supriadi salah satu pekerja menyampaikan selama proses pelebaran jalan berlangsung, jalan ditutup untuk kendaraan roda 2 dan roda 4.

“Kawasan pelebaran ini masih berlumpur dan tanah tebal, jadinya kendaraan tidak bisa lewat untuk sementara, akan tetapi lahan parkir yang aman telah disediakan pengelola apabila ingin berkunjung sedangkan pejalan kaki dapat berjalan kaki dari pintu masuk hingga ke bumi perkemahan,” dia mengakhiri. (nd1/aje/aka)