Belanja Dana BOS Jember Beda dengan Bukti yang Dipertanggungjawabkan

  • Whatsapp
Hasil uji petik oleh BPK terhadap 16 lembaga dari ratusan sekolah penerima dana BOS Jember 2019. (istimewa)
banner 468x60

NUSADAILY.COM – JEMBER – Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menyatakan terjadi masalah selisih absolut dana bantuan operasional sekolah (BOS). Namun, Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Jember tidak bisa menjelaskan sebabnya.

Hal itu diuraikan pada halaman 18-19 buku II tentang laporan hasil pemeriksaan (LHP) terhadap penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Jember tahun 2019.

Baca Juga

BPK menemukan perbedaan signifikan antara angka dana BOS yang terpakai dengan bukti pertanggungjawaban pada laporan keuangan. Temuan berdasarkan uji petik kepada 8 SDN, dan 8 SMPN di 8 kecamatan.

BACA JUGA: BPK: Ada Belanja di Antara Dana BOS Jember, Meski Tidak Dianggarkan

Sebanyak 16 lembaga pendidikan itu, semuanya terjadi selisih. SMPN 1 Bangsalsari menjadi temuan terbesar angka selisihnya, yakni Rp 132 juta. Sebab, melaporkan penggunaan Rp 843 juta, tapi bukti laporan Rp 710,8 juta.

Sedangkan, temuan terbesar tingkat sekolah dasar adalah SDN Balungkulon 02 yang melaporkan Rp 295,9 juta. Namun, bukti pertanggungjawaban hanya Rp 240,1 juta. Selisihnya Rp 55,7 juta.

Keseluruhan dana BOS Jember senilai Rp179,6 miliar yang terbagi atas Rp129,66 miliar untuk SD; dan Rp49,94 miliar bagi SMP.

Post Terkait

banner 468x60