Banyak Petani Tua, Pemuda Blitar Diminta Geluti Pertanian

  • Whatsapp
Wawan Widianto, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Blitar
banner 468x60

NUSADAILY.COM – BLITAR – Diera milenial  pemuda bergelut sebagai petani semakin tipis. Padahal jika mampu terus berinovasi, dunia pertanian bukan kegiatan yang tak menjanjikan. Banyaknya petani usia tua harus segera dilanjutkan oleh pemuda. Tak harus berbakat, hanya perlu sentuhan kecil untuk membuka peluang pertanian yang bisa menjanjikan.

Seperti yang dikatakan Wawan Widianto, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Blitar saat dihubungi Nusadaily.com mengenai peluang bagi petani milenial. Ia mengaku saat ini banyak petani yang usia tua. Maka daei itu harapannya dizaman serba modern ini petani milenial bangkit. 

Baca Juga

“Pemikiran pemuda saat ini tentang pertanian, pastinya langsung mengarah ke peluang yang bisa didapatkan. Seperti hasil hingga berapa untungnya,” ujarnya, Sabtu 26 September 2020.

Sehingga, lanjut Wawan, petani milenial di Kabupaten Blitar didorong pengembangan komoditas yang mempunyai nilai ekonomis tinggi. Seperti pengembangan melon, bawang merah, cabai, kentang, dan masih banyak lainnya. Menurutnya, Blitar selatan yang notabenya adalah daerah marginal, saat ini perkembangan pertanian sangat bagus. Petani disana sudah berkembang kearah holtikultura.

“Kalau saya melihat, dengan potensi yang ada itu, banyak pemuda yang awalnya bekerja diluar pulau hingga luar negeri, saat kembali ke Blitar melanjutkan untuk bertani,” pungkasnya. 

Meski demikian, pihaknya berkomitmen membuat pertanian yang mengarah ke organik. Para pemuda menjadi bagian penting dalam mengembangkan pertanian kearah organik. Sehingga harus bisa membawa produk pertanian menjadi berdaya saing dan sehat, yang nantinya bisa membuat konsumen menjadi lebih sehat. 

Wawan menegaskan, di Kabupaten Blitar mempunyai potensi besar terkait bahan-bahan organik. Harapannya produk pertanian kedepan bersifat organik dan tidak banyak residu kimia, sehingga yakin konsumen mencari makanan sehat untuk tubuhnya.

“Perkembangan pertanian akhir-akhir ini sangat baik. Saya bersama pimpinan daerah berkomitmen pertanian mengarah ke organik, sebab organik adalah pertanian yang berkelanjutan, bisa menjaga kesuburan tanah, keseimbangan alam, antara hama dan penyakit bisa terjaga alami. Sehingga ketika serangan penyakit, dengan mudah mengatasinya,” terangnya.(tan/wan)

Post Terkait

banner 468x60