Alquran, Buku Hadist, dan Sembako untuk Warga Terdampak Banjir Bandang

  • Whatsapp
Warga antri giliran menerima bantuan di Balai Desa Sempol. (nusadaily.com/Sutrisno)
banner 468x60

NUSADAILY.COM – BONDOWOSO – Dua kali dilanda banjir bandang dan kini berlanjut wabah corona membuat warga Desa Sempol, Kecamatan Ijen, Kabupaten Bondowoso benar-benar nelangsa.

Kondisi itu sampai memantik keprihatinan hingga dari luar negeri. Sebuah lembaga sosial asal Australia dan Turki mengirimkan bantuan khusus bagi ratusan warga terdampak banjir bandang dan wabah corona.

Baca Juga

Bantuan yang disalurkan bukan hanya berupa paket sembako. Tetapi, tiap warga juga mendapatkan paket buku keislaman untuk bahan bacaan anak-anak.

Tiap paket terdapat 8 buku tentang keislaman, seperti terjemah Alquran, buku-buku hadits, buku agama untuk anak, dan sebagainya.

Bantuan dari Sadaqa Welfare Fund Australia dengan International Center for Dakwah and Islamic Science, pimpinan Dr Quds Hamid, Turki itu dilakukan di Balai Desa Sempol, Selasa 7 April 2020.

“Jadi, selama warga menjalani stay at home biar tidak jenuh. Mereka bisa baca buku, untuk memperdalam ilmu keagamaannya,” urai Ketua Yayasan Jamiyah Tahfidz Quran, Nur Hidayat yang bertugas menyalurkan bantuan.

Sedikitnya, ada 300 warga terdampak bencana yang menerima bantuan kemanusiaan tersebut.

“Kami prihatin melihat warga di sini. Setelah dua kali tertimpa bencana, sekarang warga masih harus stay at home karena pandemi corona. Dengan bantuan ini semoga bisa sedikit mengurangi beban mereka,” tutur alumnus Universitas Al-Azhar Mesir itu.

Kegiatan itu dihadiri perangkat desa, sebagian unsur pejabat tingkat kecamatan. Mereka juga turut membantu mengatur ratusan warga penerima bantuan.

Sebab, penyerahan bantuan dilakukan di tengah pandemi corona, hingga harus tetap memperhatikan protokol kesehatan.

Penyerahan bantuan awalnya berjalan tertib. Warga mengikuti arahan petugas untuk menjaga jarak atau physical distancing.

Namun, lambat laun warga mulai mengabaikan, karena mungkin mereka kuatir tidak kebagian beras 5 Kg, minyak goreng, mie instan, dan lainnya.

Kepala Desa Sempol Hartono berupaya menertibkan, kendati rasa empati pada warga meluluhkan sikapnya.

“Kami terharu melihat warga. Dalam kondisi begini, mereka memang butuh uluran tangan. Karena itu, kami menyampaikan terima kasih atas kepedulian ini,” ucap Hartono sambil terisak. (sut)

Post Terkait

banner 468x60