5 Anggota DPRD Kota Mojokerto Terpapar COVID-19, Satu Meninggal Dunia

  • Whatsapp
DPRD Kota Mojokerto. (ist)

NUSADAILY.COM – MOJOKERTO – Lima anggota DPRD Kota mojokerto dan satu pegawai Sekretariat Dewan terpapar Covid-19. Satu diantaranya, Anggota DPRD Kota Mojokerto dari Fraksi Partai Demokrat Agung Hendriyo meninggal dunia, Jumat, 1 Januari 2020 malam.

Plt Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Prof dr Wahidin Sudiro Husodo Triastutik Sri Prastini menjelaskan, pasien mengalami keluhan sesak sekitar pukul 19.00 WIB kemarin malam. Lalu dilakukan intubasi (alat bantu pernapasan).

Bacaan Lainnya

“Kembali mengeluh sesak sekitar pukul 20.00 WIB, dan kondisi semakin lemah,” ucap Trias, Minggu, 3 Januari 2020.

BACA JUGA: Ning Ita Ajak Warga Kota Mojokerto Tetap Jaga Prokes

Lanjut Trias, Agung yang menjabat sekretaris di Komisi III ini kembali mengalami sesak akut sekitar pukul 20.30 WIB dan nadi tak ditemukan denyutnya.

“Pasien apneu (henti napas), nadi tidak teraba, ECG flat, pupil medriasis maximal. Dinyatakan meninggal,” ungkapnya.

Sebelumnya, pria berusia 55 tahun ini dinyatakan terpapar Covid-19 sejak Senin, 14 Desember 2020 dengan diagnosa media Pneumonia dan suspect Covid-19 usai melakukan tes swab pertama.

“Awalnya saat rapid test negatif, tapi tetap dilanjutkan test Swab dan hasilnya positif,” ucapnya.

Bahkan, dilakukan test Swab kedua pada Sabtu, 26 Desember 2020 lalu dan hasilnya masih positif Covid-19.

“Tidak ada komorbid hanya usia 55 tahun, dan dimakamkan di Jombang oleh pihak keluarga,” tandasnya.

Sementara itu, empat anggota DPRD Kota mojokerto, antara lain AW anggota Komisi III, anggota Komisi I RIY, dan anggota Komisi II inisial MH, serta satu pegawai Sekretariat Dewan yang juga terpapar Covid-19 kini tengah menjalani perawatan.

Informasi yang dihimpun MH, dan satu pegawai Sekwan dirawat di RS tempat mendiang Agung Hendriyo menjalani perawatan sebelumnya. Sedangkan RIY isolasi di rumah isolasi OTG di Puskesmas gondang, dan AW menjalani isolasi mandiri di Surabaya.

Keempat anggota dewan tersebut diketahui reaktif saat adanya pelaksanaan rapid test saat akan melalukan kunjungan kerja (Kunker), lalu dilanjutkan tes Swab dan hasilnya positif.

BACA JUGA: Kerumunan Warga di Alun-Alun Kota Mojokerto, Kapolresta Turun Bubarkan Langsung

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Mojokerto Gaguk Tri Prasetyo, mengatakan setelah terdapat paparan kasus Covid-19 di kantor DPRD Kota, pihaknya langsung mensterilisasikan kantor tersebut guna menghindari terjadinya penyebaran.

“Nanti menjelang hari pertama masuk kerja, sebelum dan sesudah menggunakan ruangan akan disterilisasikan dengan disinfektan,” pungkasnya.(din/lna)