36 Positif dan 6 Orang Meninggal, Tujuh Desa di Sumenep Dilockdown

  • Whatsapp
Anggota TNI dan Polri menjaga perbatasan desa yang dilockdown.
banner 468x60

NUSADAILY.COM – NUSADAILU.COM-SUMENEP – Tujuh Desa di Kecamatan Saronggi Kabupaten Sumenep Madura Jawa Timur diberlakukan kebijakan lockdown atau kerantina wilayah. Bukan tanpa alasan, berdasarkan data humas Satgas Covid-19 Sumenep. Di Kecamatan Saronggi terdapat 36 pasien positif serta sebanyak 21 sembuh dan 6 orang meninggal dunia.

Baca Juga

Kebijakan tersebut diambil dari hasil rapat koordinasi antara pemerintah kebupaten bersama Pemerintah Kecamatan Saronggi. Alhasil, karantina wilayah tersebut diberlakukan selama 14 hari terhitung sejak Senin 21 September-minggu 4 Oktober 2020.

Adapun 7 Desa tersebut antara lain, Desa Saroka, Kebun Dadap Barat, Desa Kebun Dadap Timur. Desa Tanah Merah, Langsar, Tanjung dan Desa Pagar Batu.

Dikonfirmasi, Camat Saronggi, Mohammad Hanafi, menjelaskan bahwa kebijakan lockdown atau karantina wilayah dilakukan berdasarkan rapat koordinasi bersama pemerintah serta tokoh masyarakat.

“Dari hasil rapat bersama Bapak Bupati diputuskan 7 Desa untuk dilockdown,” katanya, Selasa 22 September 2020.

Selama 24 hari, Lanjut Hanafi, terdapat 6 pasien Covid yang meninggal. Maka untuk itu diputuskan untuk dilakukan karantina wilayah.

“Selama proses karantina wilayah di 7 Desa untuk sementara waktu dibatasi kegiatannya. Masyarakat jika tidak mendesak maka tidak usah keluar,” terangnya

“Perbatasan juga diperketat dan dijaga oleh petugas gabungan yakni Polsek dan TNI. Setiap mau masuk diperiksa,” tutupnya. (nam/aka)

Post Terkait

banner 468x60