33 Tahun Ngambang, Plaza Probolinggo Kembali ke Pangkuan

  • Whatsapp
33 tahun plaza
Kembali Menjadi Aset Pemkot Probolinggo, Plaza Probolinggo yang sempat lepas selama 33 tahun. (ras/nusadaily.com)
banner 468x60

NUSADAILY.COM-PROBOLINGGO-Sejak tahun 1987, polemik kepemilikan Plaza di Kota Probolinggo seolah mengambang. Namun pada tahun 2020, atau setelah 33 tahun kini plaza itu seutuhnya menjadi asset Pemkot Probolinggo.

Hal itu, menjadi kado tersendiri disaat Kota Probolinggo tengah merayakan hari jadinya ke-661. Kepastian, itu ditunjukkan saat Wali Kota Probolinggo Hadi Zainal Abidin mendatangi Plaza pada Jumat, 4 September 2020.

Baca Juga

Pengembalian Plaza Probolinggo ini sudah ditunjukkan dengan dokumen tanda tangan serah terima antara Pemkot Probolinggo dengan PT Avila Prima sebagai pihak yang selama ini mengelola Plaza Probolinggo.

Bahkan, penanda tanganan dilakukan melalui serah terima oleh Kejari Kota Probolinggo pada Kamis, 3 September 2020 lalu. Kejari Probolinggo, Yeni Puspitasari menyampaikan, bahwa proses penyelesaian Plaza Probolinggo sudah dimulai sejak tahun 2007.

“Dengan surat kuasa dan kepercayaan dari Pemkot Probolinggo, memberikan kuasa kepada kami untuk mendampingi dalam penyelesaian Probolinggo Plaza ini. Alhamdulillah saat ini Plaza Probolinggo kembali ke pangkuan Pemkot Probolinggo,” ulasnya.

Kado Spesial Hari Jadi Probolinggo

Pada awak media, Wali Kota Hadi Zainal Abidin mengatakan, kembalinya Plaza Probolinggo setelah 33 tahun mengambang kini menjadi milik Pemkot Probolinggo merupakan kado spesial di Hari Jadi Kota Probolinggo ke-661.

“Plaza tersebut tercatat sebagai aset Pemkot Probolinggo . Ini hasil kerjasama dan pendampingan dari Kejaksaan, pimpinan Kajari Yeni Puspita. Kedepannya tidak ada lagi menjadi catatan-catatan dari BPK,”jelas Wali Kota yang biasa disapa Habib Hadi ini.

Untuk memastikan hal itu, Wali Kota bersama jajaran mendatangi Plaza yang berada di Jalan Panglima Sudirman itu. Hal itu mempersiapkan kedepan, mau dikemanakan Plaza itu.

Untuk diketahui, polemik kepemilikan Plaza Probolinggo oleh PT Avila Prima Indah Makmur dimulai pada 1987. Alexander Arif kuasa hukum PT Avila Prima mengatakan, saat itu kliennya mengantongi surat izin penempatan (SIP).

SIP keluar tahun 1987 semasa era Wali Kota Abdul Latif. Di SIP, tidak tercantum batas waktu pengelolaan. Itu yang membuat PT Avila enggan melepas Plaza Probolinggo.

Sebelum SIP keluar atau diterima tahun 1987, kedua belah pihak melakukan kerja sama pembangunan plaza dengan Pemkot. Kesepakatannya, Pemkot menyediakan lahan, sedang PT Avila kebagian membiayai pembangunan gedung plaza. (ras)

Post Terkait

banner 468x60