300 Massa Aksi Tolak Omnibus Law Bergerak Menuju DPRD Kota Malang

  • Whatsapp
massa aksi
MULAI AKSI: Ratusan massa mulai melakukan aksi demo di Kota Malang, Selasa (20/10).(Amanda/nusadaily.com)
banner 468x60

NUSADAILY.COM – MALANG – Sebanyak 300 massa gabungan buruh dan mahasiswa Kota Malang mulai melakukan aksi unjuk rasa tolak UU Omnibus Law Cipta Kerja, Selasa (20/10). Mereka semula bergerak dari Stadion Gajayana kemudian berorasi di perempatan Rajabally, Kota Malang kemudian bergerak menuju Gedung DPRD Kota Malang.

Dalam orasinya, ratusan massa tersebut menolak UU Omnibus Law Cipta Kerja dan mendesak penerbitan Perpu Pembatalan UU Omnibus Law Cipta Kerja.

Baca Juga

Berdasarkan pantauan NusaDaily.com, massa berasal dari gabungan buruh dari Solidaritas Perjuangan Buruh Indonesia Komite Pusat Kota Malang dan mahasiswa. Terlihat juga HMI (Himpunan Mahasiswa Islam) turut serta.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, aksi unjuk rasa (unras) lanjutan menolak UU Omnibus Law Cipta Kerja yang dilakukan Aliansi Malang Melawan akan dilakukan hari ini, Selasa (20/10).

BACA JUGA: Jelang Unjuk Rasa, Sejumlah Titik Jalan Ditutup Total

Menanggapi aksi tersebut, Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Leonardus Simarmata tetap memberikan ruang untuk menyampaikan aspirasi.

“Monggo, silahkan, hak masyarakat untuk menyampaikan pendapat,” terang dia, Senin (19/10).

Pada kesempatan tersebut, ia berpesan kepada massa aksi agar unjuk rasa anarkis tidak terjadi lagi. Pihaknya juga telah menyiapkan beberapa antisipasi pengamanan.

BACA JUGA: Tanggapan Ketua DPRD Kota Malang Terkait Unras Omnibus Law Besok

“Pasukan gabungan pengamanan dari TNI Polisi sebanyak 3000 personel telah kami siapkan. Selain itu kami juga melakukan penyekatan massa aksi di batas batas kota,” pungkas dia.(nda/lna)

Post Terkait

banner 468x60