Ratusan Siswa SMA 1 Turen Demo Kepsek

Siswa juga melakukan orasi di halaman salah satu sekolah favorit di Kabupaten Malang ini. Salah satu melakukan orasi menggunakan megaphone dan mereka juga membentangkan spanduk bernada protes. #Stop Arogan…,’ begitu salah satu bunyi spanduk warna putih yang dibentangkan ratusan siswa.

Ratusan Siswa SMA 1 Turen Demo Kepsek
Siswa SMAN 1 Turen melakukan aksi unjuk rasa di halaman sekolah

NUSADAILY.COM – MALANG – Siswa SMA 1 Turen Kabupaten Malang melakukan demo di sekolahnya, Senin (17/10) pagi ini.  Mereka memrotes kepemimpinan Kepala Sekolah, Eny Retno Diwati, MPd karena dinilai arogan. Sejumlah foto dan video aksi siswa tersebut sudah tersebar pada berbagai platform media.

 

Dari gambar yang tersebar tersebut, siswa juga melakukan orasi di halaman salah satu sekolah favorit di Kabupaten Malang ini. Salah satu melakukan orasi menggunakan megaphone dan mereka juga membentangkan spanduk bernada protes. #Stop Arogan…,’ begitu salah satu bunyi spanduk warna putih yang dibentangkan ratusan siswa.

 

Dalam gambar dan video tersebut, mereka bukan hanya siswa laki-laki yang melakukan demo di halaman, namun juga perempuan. Mereka juga terus meneriakkan yel-yel hingga kata-kata bernada protes.

 

Siswa juga melakukan teriakana bernda protes di lantai dua sekolah. Masih mengenakan seragam, merekaa juga memasang spanduk putih dengan berbagai tulisan protes di lantai dua sekolah berlokasi di Sedayu Kecamatan Turen ini.

 

Tidak hanya spanduk, berbagai tulisan bernada protes juga tersebar di sekolah. Tulisan-tulisan pada kertas tersebut ditempelkan pada pintu ruangan dan bahkan pada mobil warna hitam. Tulisan-tulisan itu antara lain Mutasi Kepala Sekolah Kami, Orang Arogan Tidak Pantas Memimpin Kami, Stop Intimidasi, Kami Tahu Anda Pura Pura Tuli dan masih banyak sejumlah tulisan lagi.

 

Sejauh ini Kepala SMA 1 Turen, Eny Retno Diwati MPd belum memberikan keterangan terkait demo siswa tersebut. Nusadaily berusaha melakukan konfirmasi mengenai kejadian tersebut, namun hingga berita ini diturunkan belum berhasil. Saat dihubungi via ponsel, Eny Retno tidak mengangkat. (wan)