Ratusan Kasus Pencurian Ban dan Velg Mobil Gemparkan Berlin

Di Ibukota Berlin, Jerman sedang marak terjadi pencurian roda mobil yang sedang terparkir. Pada tahun ini tercatat sudah ratusan kasus yang terjadi.

NUSADAILY.COM – BERLIN – Polisi Berlin mencatat 135 kasus pencurian ban mobil dalam tiga bulan terakhir. Tiga kali lebih banyak pada periode yang sama tahun lalu.

Beberapa pencurian ban mobil menyebabkan masalah di selatan Friedrichshain, negera bagian Berlin Jerman.

Pada akhir September, sebuah tempat parkir bawah tanah dibobol dan roda mobil mewah dicuri. Seperti yang dilaporkan Morgenpost, sebuah mobil Porsche putih dalam kondisi didongkrak dan tanpa roda. Harga velg dan ban Porsche berada di kisaran puluhan juta rupiah.

BACA JUGA: Porsche Kolab dengan Jennie BLACKPINK, Tambah ‘Setrum’...

Itu adalah kasus ketiga dalam dua bulan terakhir di alamat yang berdekatan, yang tidak ingin disebutkan oleh warga.

Sebelumnya, pencuri juga mengambil roda mobil jenis SUV premium pabrikan Mercedes yang diparkir di tempat parkir luar ruangan. Pada kasus ini para pelaku diduga melancarkan aksinya pada malam hari.

Hanya berselang beberapa minggu kemudian, pencurian serupa juga terjadi di tempat parkir yang sama, hanya berjarak satu baris dari mobil sebelumnya.

Kasus-kasus seperti ini tampaknya meningkat akhir-akhir ini di Berlin Jerman. dalam statistik mereka, polisi Berlin mencatat kasus ini dalam kategori “pencurian dari kendaraan” dengan catatan tambahan bahwa jarahan itu adalah ban dan velg.

Dengan begitu, peningkatan signifikan diamati di seluruh Berlin, seperti yang dikatakan Morgenpost. Untuk kuartal ketiga 2022, tercatat 135 kasus. Hapir tiga kali lipat dari periode yang sama pada tahun lalu.

BACA JUGA: Duh! Mobil Dinas TNI Tabrak 3 Warga Hulu Sungai Tengah hingga Tewas

Kasus pencurian ban mobil marak di Berlin (gambar simbol). Foto: Walter Fischer/FUNKE

Tercatat 60 pencurian roda mobil di bulan September saja

Sebelumnya, polisi mencatat penurunan kasus. Pada kuartal pertama 2022, 65 kasus tercatat, angka tersebut jauh lebih sedikit dibandingkan antara Januari hingga Maret 2021, yaitu 89 kasus.

Pada kuartal kedua, ada 63 kasus, sama banyaknya dengan periode yang sama tahun lalu, yaitu 65 kasus.

Di kuartal ketiga, khususnya di bulan September sangat menonjol. “Bulan ini saja tercatat 60 kasus yang dilaporkan, pada September tahun sebelumnya hanya 15,” tulis polisi, seperti dilansir Morgenpost.

Para pelaku melakukan aksinya terutama di bagian barat, selatan dan timur kota. Polisi juga mengkonfirmasi tiga kasus di Friedrichshain, Berlin pada bulan September. tidak ada saksi yang melaporkan, sehingga polisi belum mengantongi identitas tersangka. (jrm1/lna)