PSI Minta Maaf ke Megawati Gegara Capreskan Ganjar, PDIP Buka Suara

Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) PDIP Bambang Wuryanto atau Bambang Pacul mulanya menyampaikan soal pentingnya memperkuat jalan demokrasi. Dengan memperkuat fungsi-fungsi partai

Jan 11, 2023 - 19:36
PSI Minta Maaf ke Megawati Gegara Capreskan Ganjar, PDIP Buka Suara
PSI Minta Maaf ke Megawati Gegara Capreskan Ganjar, PDIP Buka Suara

NUSADAILY.COM – JAKARTA - PSI meminta maaf usai Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri menyindir partai yang dompleng kader PDIP jadi capres 2024. Merespons itu, PDIP pun berbicara soal penghormatan rumah tangga masing-masing partai.
Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) PDIP Bambang Wuryanto atau Bambang Pacul mulanya menyampaikan soal pentingnya memperkuat jalan demokrasi. Dengan memperkuat fungsi-fungsi partai.

"Tentu sebagai sesama anak bangsa kita ingin memperkuat jalan demokrasi yang telah kita pilih. Memperkuat demokrasi berarti memperkuat partai, memperkuat fungsi-fungsi partai, menyehatkan partai," kata Pacul kepada wartawan, Rabu (11/1/2023).

BACA JUGA : Sidang Tuntutan Bharada E Atas Kasus Pembunuhan Brigadir...

Tak hanya itu, Pacul menekankan pentingnya membangun hubungan antarpartai. Hal itu dilakukan dengan saling menghormati rumah tangga masing-masing partai.

"Sekaligus membangun hubungan antarpartai atas dasar penghormatan atas rumah tangga masing masing partai. Otoritas partai menjadi kata kunci," imbuh Ketua Komisi III DPR ini.

Pacul lantas merespons terkait peluang kerja sama PDIP dengan partai lain. Dia mengatakan hal itu sepenuhnya kewenangan Megawati.

"Soal kerjasama antarpartai di PDIP menjadi kewenangan ketua umum atas dasar Keputusan Kongres Partai. Jadi ya kita tunggu saja," katanya.

PSI Minta Maaf ke Megawati

Diketahui Megawati Soekarnoputri menyindir partai politik (parpol) yang mendompleng kadernya untuk Pilpres 2024. Terkait hal itu, Wakil Ketua Dewan Pembina PSI Grace Natalie menuturkan partainya hanya menyampaikan aspirasi rakyat.

"PSI memang masih muda, belum berpengalaman, masih harus banyak belajar. Sebagai partai baru kami belum bisa melahirkan calon presiden. Kami hanya menyampaikan aspirasi rakyat, aspirasi para pendukung PSI yang menginginkan Mas Ganjar Pranowo, sebagai calon presiden berikutnya, yang muncul dari hasil Rembuk Rakyat PSI," ujar Grace dalam keterangannya, Selasa (10/1).

BACA JUGA : Lukas Enembe Batal Diperiksa KPK, Langsung Dirawat di RSPAD

Untuk diketahui PSI sebelumnya menyampaikan dukungannya untuk Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menjadi calon presiden (capres) 2024. Hal ini juga sebelumnya ditunjukkan dengan baliho berisi dukungan kepada Ganjar yang dipasang PSI.

Grace juga menilai bahwa pernyataan Megawati ditujukan untuk PSI. Oleh sebab itu, Grace menyampaikan permintaan maafnya kepada Megawati.

"Kami paham bahwa apa yang disampaikan oleh Ibu Megawati Soekarnoputri dalam pidato di acara HUT ke-50 PDIP ditujukan ke PSI. Untuk itu, dalam kesempatan ini, dengan segala kerendahan hati, PSI meminta maaf kepada Ibu Mega," (ris)