Polrestabes Surabaya Tangkap 5 Gangster Bubutan, Usai Live IG

Yusep menegaskan, saat ini pihaknya melalui Polrestabes Surabaya bersama Polda Jatim sedang menggelar kegiatan represif di setiap titik rawan di Kota Surabaya.

Polrestabes Surabaya Tangkap 5 Gangster Bubutan, Usai Live IG
Polrestabes Surabaya Tangkap Gangster

NUSADAILY.COM – SURABAYA -  Anggota Sat Intelkam bersama Satreskrim Polrestabes Surabaya ringkus 5 anggota gangster Allstar usai live di instagram, Kamis (01/12/2022) dini hari.

Gerak cepat Polrestabes Surabaya menggagalkan 5 Anggota gangster yang pamer kekuatan di sebuah warung kopi di kawasan Dupak Bangunsari, Bubutan, Surabaya.

BACA JUGA : Ibu dan Anak Kompak Sidang Tesis Bareng Dipascasarjana...

Kapolrestabes Surabaya Kombes Akhmad Yusep Gunawan saat dikonfirmasi membenarkan pengamanan 5 anggota gangster tersebut. Mereka diamankan usai patroli siber yang menemukan konten live anggota Allstar yang provokatif.

“Iya sedang ditangani, lengkapnya belum saya terima. Namun sudah dilaporkan informasi tentang penindakan terhadap masyarakat yang meresahkan dan muncul di konten-konten media sosial,” kata Yusep saat dihubungi detikjatim, Kamis (1/12/2022).

Yusep menegaskan, saat ini pihaknya melalui Polrestabes Surabaya bersama Polda Jatim sedang menggelar kegiatan represif di setiap titik rawan di Kota Surabaya.

BACA JUGA : Pemkot Pasuruan Gelar Festival Harmoni Batik 2022, Gus...

“Dengan maksud dengan menindak, apabila ditemukan perilaku masyarakat atau oknum yang meresahkan. Di Antara dalam bentuk tawuran maupun dalam bentuk menyerupai geng dengan membawa perangkat sajam. Bahkan melakukan aksi menakut-nakuti. Bahkan mengejar masyarakat yang ada di sekitarnya,” jelas Yuse

IG Soerabaja All Star

Yusep mengatakan, saat ini pihaknya tengah mengatensi perihal gangster karena meresahkan masyarakat Surabaya.

“Dan ini akan kita tertibkan, dilakukan tindakan represif sesuai dengan ketentuan. Karena komplain masyarakat sudah cukup tinggi dan sangat meresahkan,” lanjut Yusep.

Selain itu, Yusep juga menghimbau kepada masyarakat untuk tidak mengganggu ketertiban dan kenyamanan masyarakat Kota Surabaya dengan prilaku-prilaku tidak baik.

“Kepada orangtua untuk ikut berperan serta, untuk sensitif melihat prilaku daripada putra-putrinya. Begitu juga para guru untuk dapat mengimbau,” tandas Yusep.(ris)