Reklame Eri Cahyadi dan Risma Bertebaran, Dituding Tidak Etis

  • Whatsapp
Reklame bergambar Eri Cahyadi & Risma di sekitar jalanan Kota Surabaya. (istimewa)
banner 468x60

NUSADAILY.COM – SURABAYA – Baliho bergambar dua pejabat publik Eri Cahyadi, Kepala Bappeko bersanding Wali Kota Tri Rismaharini bertebaran di sejumlah titik di kota Surabaya, mengundang reaksi masyarakat.

Pasalnya, keduanya masih berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN). Prosedur pemasangan, pajak reklame, dan perizinannya patut dipertanyakan.

"
"

Baca Juga

"
"

Ironisnya, Inspektorat Kota Surabaya, diam seribu bahasa. Satpol PP pun tidak pernah ada yang bergerak menertibkan.

Kepala Inspektorat Kota Surabaya, Basari, dikonfirmasi Nusadaily.com, di kantornya di jalan Sedap Malam no.5-7, Selasa (4/8/2020) juga tidak memberikan respons.

Sekadar diketahui, reklame ini diduga dipasang oleh relawan Eri Cahyadi bertuliskan ‘Eri Cahyadi Birokrat Berpengalaman, Yang Dipercaya dan Didukung Bu Risma, Jelass Terbaik untuk Kota Surabaya”,’ dan diberi tagar #EriPenerusRisma.

Pemandangan itu memantik reaksi para wakil rakyat di DPRD Kota Surabaya. Reklame bergambar Eri dan Risma dinilai tidak patut dan kurang beretika.

“Sebenarnya (pemasangan reklame-red) itu tidak etis, karena beliau masih sebagai ASN aktif,” ungkap penasehat Fraksi Golkar, Pertiwi Ayu Krishna.

Ketua Komisi A DPRD Surabaya itu juga mengakui bahwa masalah bagi ASN yang ingin maju sebagai calon kepala daerah harus mengundurkan diri.

Hal itu dipertegas sesuai Undang-Undang Nomor 10 tahun 2016 tentang pemilihan gubernur, bupati dan wali kota.

“Kalau memang niat mau maju. Ya maju saja silakan, tapi harus mengundurkan diri (dari ASN),” tuturnya.(ric/ima)

Post Terkait

banner 468x60