Pilbup Banyuwangi 2020: Pertarungan Dua Orang Dekat Bupati Anas

  • Whatsapp
Ketua KPU Banyuwangi Dwi Anggraini saat mengumumkan penetapan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati. (ist)
banner 468x60

NUSADAILY.COM – BANYUWANGI – Kontestasi pemilihan Bupati dan Wakil Bupati (Pilbup) Banyuwangi dipastikan berlangsung secara head to head antara pasangan Ipuk Fiestiandani Azwar Anas – Sugirah melawan Yusuf Widyatmoko – KH. Muhammad Riza Aziziy.

Kepastian ini menyusul terbitnya Surat Keputusan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Banyuwangi Nomor 362/HK.03.1-Kpt/3510/KPU-Kab//IX/2020 dan Surat Keputusan KPU Nomor 363/HK.03.1-Kpt/3510/KPU-Kab//IX/2020, yang menyatakan kedua bakal pasangan calon telah memenuhi syarat untuk ditetapkan sebagai pasangan calon.

Baca Juga

“Komisi Pemilihan Umum Banyuwangi menyatakan dua bakal pasangan calon atas nama Ipuk Fiestiandani Azwar Anas – H. Sugirah dan bakal pasangan calon atas nama Yusuf Widyatmoko – KH. Muhammad Riza Aziziy telah memenuhi syarat untuk ditetapkan sebagai pasangan calon,” kata Ketua KPU Banyuwangi, Dwi Anggraini saat pengumuman penetapan paslon, Rabu 23 September 2020.

BACA JUGA: Polresta Banyuwangi Tindak Tegas Pendukung Paslon yang Tak Patuhi Prokes

Selanjutnya, KPU akan melaksanakan tahapan pengundian nomor urut pasangan calon pada hari Kamis besok tanggal 24 September 2020. “Pengundian nomor urut akan dilaksanakan tanggal 24 besok di Hotel Ketapang Indah pada pukul 13.00 Wib,” tutup Anggraini.

Diprediksi Berlangsung Sengit

Pertarungan perebutan kursi P1 dan P2 Banyuwangi diprediksi bakal berlangsung sengit dan ketat. Sebab, baik Ipuk – Sugirah maupun Yusuf – Gus Riza, sama – sama memiliki kekuatan yang cukup berimbang.

Ipuk – Sugirah diusung oleh 5 partai politik dengan total perolehan kursi DPRD Banyuwangi sebanyak 28 kursi. Yakni meliputi Partai NasDem 5 kursi, PDI-Perjuangan 12 kursi, Hanura 2 kursi, Gerindra 5 kursi, dan PPP 4 kursi.

Sedangkan pasangan Yusuf – Gus Riza diusung oleh 4 partai politik dengan total perolehan kursi parelemen daerah sebanyak 22 kursi. Yakni Partai Demokrat 6 kursi, PKB 9 kursi, PKS 2 kursi dan Golkar 5 kursi.

Tak hanya itu, kedua calon bupati yakni Ipuk F. Azwar Anas dan Yusuf Widyatmoko sama-sama berasal dari unsur petahana. Keduanya juga merupakan orang dekat Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas.

Ipuk tercatat sebagai isteri Bupati Abdullah Azwar Anas sekaligus Ketua Tim Penggerak PKK Banyuwangi. Sementara Yusuf tercatat sebagai Wakil Bupati yang mendampingi Anas selama dua periode.

Bawaslu Waspadai Potensi Pelanggaran Netralitas ASN

Kedekatan kedua pasangan calon dengan jajaran birokrasi menjadi perhatian khusus Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Banyuwangi. Lembaga penegak keadilan pemilu ini mewaspadai adanya potensi pelanggaran yang dilakukan oleh Aparatur Sipil Negara (ASN).

“Karena kontestan berasal dari unsur incumbent, maka potensi pelanggaran ASN semakin besar. Termasuk potensi pelanggaran yang dilakukan oleh pemerintahan desa,” kata Adrian Yansen Pale, Koordinator Divisi Pengawasan dan Hubungan antar Lembaga (PHL) Bawaslu Banyuwangi.

BACA JUGA: Jelang Pengundian Nomor Urut Paslon, Bawaslu Banyuwangi Sorot 11 Titik Rawan

Oleh sebab itulah, Bawaslu sudah menginstruksikan jajaran pengawas di bawahnya untuk benar-benar serius memplototi potensi pelanggaran tersebut, agar perhelatan Pilbup Banyuwangi terselenggara secara jujur dan adil.

“Surat imbauan netralitas ASN sudah kita sampaikan kepada Camat dan Kepala Desa melalui jajaran ad hoc. Kita juga sudah perintahkan jajaran pengawas di bawah agar jeli melihat potensi pelanggaran yang dilakukan ASN,” tutup Yansen. (ozi)

Post Terkait

banner 468x60