Nyalon Bupati, Yusuf Non Aktif dari Musytasyar PCNU Banyuwangi

  • Whatsapp
pcnu banyuwangi
Wakil Bupati Banyuwangi, Yusuf Widyatmoko menyerahkan surat non aktif sebagai mustasyar PCNU Banyuwangi.(istimewa)
banner 468x60

NUSADAILY.COM – BANYUWANGI – Wakil Bupati Banyuwangi, Yusuf Widyatmoko resmi menyerahkan surat non aktif sebagai mustasyar PCNU Banyuwangi. Surat non aktif itu dilayangkan, mengingat saat ini Yusuf sudah ditetapkan sebagai Calon Bupati oleh KPU Banyuwangi.

Yusuf datang ke kantor PCNU Banyuwangi pukul 12.50 Wib, Rabu 23 September 2020, dengan didampingi Rudi Santoso. Setibanya di sana, Calon Bupati yang berpasangan dengan Gus Riza ini diterima oleh Ketua PCNU Banyuwangi, KH. Moh Ali Makki Zaini dan Katib Suriyah, Sunandi Zubaidi.

Baca Juga

“Saya sudah ditetapkan sebagai pasangan calon bupati dan wakil bupati. Mulai hari ini saya non aktif sebagai mustasyar PCNU,” kata Yusuf Widiatmoko sembari menyodorkan map warna hijau berisi surat non aktif kepada Ketua PCNU, H.Moh.Ali Makki Zaini.

BACA JUGA: Pilbup Banyuwangi 2020: Pertarungan Dua Orang Dekat Bupati Anas

Dalam surat tersebut, Yusuf non aktif sebagai mustasyar PCNU sejak ditetapkan hingga setelah Pilbup Banyuwangi 9 Desember 2020. “Ini saya lakukan demi menjaga tegaknya khitah Nahdlatul Ulama’, serta jatidiri NU sebagai jam’iyyah diniyah ijtima’iyyah (organisasi keagamaan dan kemasyarakatan),” katanya.

“Tolong beritahu pengurus semuanya, Mas Yusuf sudah non aktif dari mustasyar PCNU, dan konsekuensinya kita keluarkan dari group pengurus cabang,” cetus Gus Makki saat menerima surat non aktif Yusuf tersebut dihadapan pengurus PCNU.

Usai menyerahkan surat tersebut, Yusuf Widiatmoko langsung berpamitan dan meninggalkan kantor PCNU karena ada agenda lain. “Salam saya untuk pengurus PCNU lain, mohon do’anya,” pungkas Yusuf sembari meninggalkan kantor PCNU.

Gus Makki mengapresiasi langkah yang diambil Yusuf Widiatmoko tersebut. “Selama ini beliau memang aktif datang dalam berbagai kegiatan acara NU,” ujar Gus Makki.

Gus Makki juga berharap kepada pengurus NU, Badan otonom maupun pengurus lembaga yang menjadi tim sukses, juru kampanye (jurkam) dalam pemilihan bupati dan wakil bupati Banyuwangi bisa mengikuti langkah yang dilakukan Yusuf Widiatmoko.  

BACA JUGA: Berkas Dua Bapaslon Pilbup Banyuwangi Dinyatakan Belum Lengkap

Apalagi juga ada surat instruksi dari Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur berkaitan dengan Pilkada serentak di Jawa Timur.

Terkait sikap PCNU sendiri dalam pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Banyuwangi 2020, Gus Makki mengaku masih menunggu rapat bersama antara Rois Syuriyah PCNU. 

Yang pasti PCNU akan mengkaji terlebih dahulu dari berbagai sisi di lapangan, sembari beristikhoroh menentukan figur terbaik. “Sabaar, Pilbupnya masih lama,” tutup Pengasuh Pondok Pesantren Bahrul Hidayah ini. (ozi)

Post Terkait

banner 468x60