Guru Ngaji dan Kiai ‘Khos’ Deklarasi Kemenangan Fauzi-Eva

  • Whatsapp
Para Kiai dan Guru Ngaji di empat desa di Pragaan saat menggelar khotmil quran, istigasah deklarasi dukungan kepada Fauzi-Nyai Eva.
banner 468x60

NUSADAILY.COM – SUMENEP – Ratusan guru ngaji dan Kiai ‘khos’ 4 desa di Kecamatan Pragaan Sumenep Madura Jawa Timur deklarasikan kemanangan bagi Achmad Fauzi-Nyai Dewi Khalifah pada pegelaran Pilkada 9 Desember 2020 nanti.

Baca Juga

Sebelum acara deklarasi, 120 orang guru ngaji dari berbagai dusun dan lembaga musala tersebut menggelar ngaji bersama dilanjutkan istigasah. Kemudian, dilanjut doa bersama untuk kemenangan pasangan Fauzi-Eva.

Khotmil quran dan deklarasi pertama di gelar di Desa Sendang, sekitar pukul 08.00 WIB. Sekitar 30 kiai dan guru ngaji menggelar khotmil quran dan istigasah di Masjid Al-Hikmah desa setempat.

Kemudian, puluhan guru ngaji dan kiai melakukan kegiatan serupa yang digelar di Desa Sentol Laok pada pukul 10.00 WIB. Bertempat di Musala desa setempat.

Tidak hanya di dua desa, kegiatan deklarasi kiai dan guru ngaji juga dilakukan di Desa Pekamban Daya. para kiai dan guru ngaji mendeklarasikan Fauzi-Nyai Eva dengan sakral dan penuh semangat, di salah satu musala tokoh setempat, para kiai dan guru ngaji.

Tak berhenti di situ, para guru ngaji di Desa Aeng Panas juga kompak mendeklarasikan paslon nasionalis-religius ini. Bertempat di salah satu rumah tokoh, khotmil quran dan istigasah untuk Fauzi-Nyai Eva dimulai pada jam 15.00 WIB.

Para Guru Ngaji dan Kiai Siap Memenangkan

Pengasuh Pondok Pesantren Al-A’dhami Desa Sendang, Kiai Haqiquddin menyatakan para kiai khos dan guru ngaji mendukung penuh pasangan Fauzi-Nyai Eva. Sebab, keduanya didukung oleh kiai dan ulama ternama. Termasuk beberapa pengasuh PP Annuqayah.

“Sudah banyak tokoh dan kiai ternama yang pasang padan untuk Fauzi-Nyai Eva, kami lebih memilih yang banyak,” ungkapnya.

Menurutnya, selama menjabat Wakil Bupati di kabupaten ujung timur tersebut, putra Slamet Wongso Yudho itu dikenal merakyat, santun dan ramah terhadap masyarakat.

“Harapan kami, jika Fauzi-Nyai Eva ditakdirkan semakin menyejahterakan guru ngaji. Sikap merakyat, santun dan ramah terhadap masyakat tidak pernah berubah,” harapnya.

Senada dengan itu, Kiai Maimun Suja’ie menyampaikan bahwa pihaknya mengaku kagum atas kesederhanaan Fauzi. Menurut kiai ternama di Pragaan tersebut, selama lima tahun mendampingi Bupati A Busyro Karim, Achmad Fauzi tak pernah merasa canggung bertemu dengan masyarakat. Bahkan, lanjutnya, Fauzi sangat hormat pada kiai dan ulama.

“Selama lima tahun, kami nyaris tidak menemukan celah untuk Fauzi. Sementara Nyai Eva adalah salah satu tokoh perempuan yang menginspirasi kaum perempuan. Lebih-lebih muslimat NU,” kata Koorcam JAGAZIVA tersebut.

Lebih lanjut, Ia menuturkan, bahwa kegiatan yang digelar secara sukarela tersebut merupakan harapan besar bagi guru ngaji, agar ketika terpilih nanti guru ngaji tetap menjadi program utama Fauzi-Eva.

Indikator Kemenangan Fauzi-Eva di Pilkada 2020

Sementara itu, tokoh asal Desa Pekamban Daya, Kiai Habib mengungkapkan bahwa  kegiatan hari ini merupakan Sumenep Mengaji dan deklarasi kemenangan Fauzi-Nyai Eva.

Tujuannya, mendoakan pasangan Fauzi-Eva agar terpilih di Pilkada Sumenep yang akan berlangsung pada 9 Desember 2020 mendatang.

Kiai Habib optimis Fauzi-Nyai Eva menang pada Pilkada. Ada banyak indikator, salah satunya, sejak mendampingi Kiai Busyro, Fauzi terbukti menjadi partner yang baik.

Sebab, menurutnya ada banyak kemajuan di Sumenep. Kemudian faktor lainnya, Fauzi sosok yang merakyat, mengutamakan etika hingga ramah terhadap siapapun.

“Beliau nyaris tanpa sekat. Fauzi lebih memperhatikan akhlak, juga santun. Ditambah Nyai Eva, sosok yang adem dan santun juga. Itulah alasan kami kompak memenangkan Fauzi-Nyai Eva,” jelasnya.

Guru Ngaji Mendapat Porsi Lebih

Kiai Ma’mun Amar, salah seorang tokoh Desa Aeng Panas menyambut baik gagasan ‘Sumenep Mengaji’ dan serap aspirasi Fauzi-Nyai Eva bersama guru ngaji.

Menurut penuturannya, keberadaan guru ngaji perlu mendapatkan porsi lebih. Sebab mereka merupakan pahlawan di desa-desa.

“Sangat, sanagat positif. Dan tentu kabar baik bagi guru ngaji di Sumenep. Lebih-lebih-lebih di Aeng Panas. Kami mendukung,” ungkapnya.

Ditanya soal sosok pasangan Fauzi-Nyai Eva, Kiai Ma’mun melihat pasangan yang sempurna. Fauzi nasionalis, sementara Nyai Eva dari kalangan religius. Selain itu, kata Kiai Ma’mun, keduanya merupakan sosok yang santun dan ramah.

“Atas dasar itulah, kami mendukung Fauzi-Nyai Eva,” imbuhnya.

Peduli Kepada Guru Ngaji

Sementara itu, Koordinator Jaringan Guru Alif Fauzi-Eva (JAGAZIVA), Moh. Bisri menyatakan, kegiatan khotmil quran dan deklarasi guru ngaji merupakan salah satu bentuk kepedulian Fauzi-Nyai Eva terhadap guru ngaji.

Menurut pemuda yang akrab disapa Bisri itu, ‘Sumenep Mengaji’ tidak lain merupakan bagian dari pasangan Fauzi-Nyai Eva untuk menyerap aspirasi para guru ngaji. Pihaknya berharap, Adanya ‘Sumenep mengaji’ bersama Kiai dan guru ngaji ini, lanjut Bisri, adalah menjadi program unggulan pasangan Fauzi-Eva.

“Sehingga keberadaan guru ngaji di desa-desa dapat perhatian penuh dari pemerintah,” tuturnya.

Ia mengaku, kegiatan Sumenep Mengaji akan dilakukan secara maraton ke desa-desa. “Hari ini perdana. Setelah itu Sumenep Mengaji juga akan digelar di kecamatan dan desa lainnya. Seperti di desa-desa di Gapura, Dungkek, Bluto, Guluk-guluk, kepulauan dan lainnya,” pungkasnya.(aka)

Post Terkait

banner 468x60