Pihak JIC Tutup Sementara Masjid Jakarta Islamic Center Usai Kebakaran

Kubah Masjid Jakarta Islamic Center (JIC), Koja, Jakarta Utara, terbakar pada Rabu kemarin. Pihak JIC memutuskan untuk menutup sementara Masjid JIC.

Pihak JIC Tutup Sementara Masjid Jakarta Islamic Center Usai Kebakaran
Muhammad Subki (Foto: Karin/detikcom)

NUSADAILY.COM – JAKARTA - Kubah Masjid Jakarta Islamic Center (JIC), Koja, Jakarta Utara, terbakar pada Rabu kemarin. Pihak JIC memutuskan untuk menutup sementara Masjid JIC.

"Untuk kegiatan dialihkan, untuk ruang masjid utama tentu kita tutup, tidak ada akses," ucap Kepala JIC Muhammad Subki di area Masjid JIC, Jakarta Utara, Kamis (20/10/2022).

BACA JUGA: Kronologi Kebakaran Masjid Islamic Center Jakarta hingga Robohnya Kubah


Dia mengatakan nantinya kegiatan ibadah akan dialihkan sementara ke JIC Convention Hall. Ruangan tersebut disebut mampu menampung 2.000 orang.

"Iya, sementara masjid ini ditutup dan no access, kegiatan semua dipindahkan ke JIC Convention Hall," ucap Subki dikutip dari detikcom.

"Itu ada ruangan besar cukup untuk sekitar 2.000 orang untuk salat dan melakukan kegiatan," sambungnya.

Subki menyebut kebakaran terjadi saat ada renovasi. Menurutnya, kubah Masjid JIC juga pernah terbakar sebelumnya, namun kejadian ini paling besar.

"Sudah pernah renovasi kecil-kecilan, sedikit-sedikit, tapi ini yang rencananya renovasi total kubah baru kali ini, setelah kurang lebih 19-20 tahun," ujar Subki.

"Nggak (renovasi total) hanya mengubah lapisan, mulai lapisan dalam dia kan ada beberapa lapis ya, ada underlayer, triplek, dan sebagainya, kita hanya mengupas lapisannya, tidak mengubah kerangkanya," sambungnya.

Polisi sebelumnya akan meminta keterangan dari pihak masjid Jakarta Islamic Center untuk mengusut penyebab kebakaran. Kepala JIC Muhammad Subki siap dimintai keterangan jika dibutuhkan kepolisian.

"Siap. Kita namanya memang udah musibah kayak gini dan kita penanggungjawab lokasi, siap kita berkoordinasi," ujar Subki.

BACA JUGA: Polsek Batang Kuis Polresta Deli Serdang Bersihkan Masjid Dan Bagikan Sembako


Subki mengaku pihaknya hingga saat ini belum menerima surat panggilan dari kepolisian. Selain itu, dia juga tidak mengetahui total kerugian akibat kebakaran tersebut.

"Belum, kita yang menghitung kerugian itu kan dinas teknis, nanti dari cipta karya atau dinas sosial yang punya kemampuan secara teknis menghitung," ucapnya.(eky)