Petani Champion di Malang Diminta Ikut Kendalikan Harga Cabai Agar Stabil

Petani champion merupakan sebutan untuk petani maju di bawah koordinasi Kementerian Pertanian dan Dinas Pertanian untuk menjadi penggerak bagi petani lain di daerahnya.

Petani Champion di Malang Diminta Ikut Kendalikan Harga Cabai Agar Stabil
Petani champion

NUSADAILY.COM – MALANG – Petani Champion di Kabupaten Malang, diminta ikut menjaga dan turut mengendalikan harga cabai di pasaran. Hal itu agar harga cabai di daerah, betul-betul stabil, tidak merugikan petani dan konsumen.

Petani champion merupakan sebutan untuk petani maju di bawah koordinasi Kementerian Pertanian dan Dinas Pertanian untuk menjadi penggerak bagi petani lain di daerahnya.

BACA JUGA : BPJS Ketenagakerjaan Malang Tolak Korupsi dan Gratifikasi,...

“Kami sebagai petani champion memiliki tugas agar harga cabai tetap stabil, yaitu petani tetap buntung dan konsumen tidak keberatan,” ungkap Petani Champion asal wilayah Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang, Yugiantoro, Jumat (9/12/2022).

Yugianto menuturkan, kalau di pihak petani, harga cabai minta setinggi-tingginya, namun sebagai petani champion harus bisa mengendalikan harga cabai. “Batasannya harga cabai maksimal Rp 50 ribu per kilogram dan paling murah Rp 30 ribu per kilogram. Batasan penentuan harga ini disepakati ketika rapat di Bali beberapa waktu lalu,” tegas Yugiantoro.

Menurutnya, hasil panen cabai di Malang tidak bisa merubah harga pasar, karena luasan kawasan hanya sedikit. “Yang bisa mempengaruhi harga cabai itu di Kediri dan Blitar, karena di sana kawasan tanaman cabai lebih dari 6 ribu hektare, ” beber Yugiantoro.

BACA JUGA ; Pasar Gondanglegi Malang, Prabowo Temui Pedagang

Ia menambahkan, meski tidak mampu mempengaruhi harga cabai di pasaran, pola tanam tanaman cabai di Ngantang dan Kabupaten Malang tetap diatur. “Kalau kita di Ngantang sekarang baru tanam, di kediri sudah berbuah, ini supaya panen cabai di Jawa Timur bisa berurutan,” tuturnya.

“Lain lagi di daerah Kulon Progo dan Cianjur sekarang ini sudah panen cabai,” pungkas Yugiantoro.(ris)