Penjual Nanas di Gresik Ditemukan Tewas, Diduga Sempat Dikeroyok Sekelompok Pemuda Mabuk

Korban merupakan pendatang dari luar kota. Sejak tiga bulan terakhir, korban setiap hari jualan nanas di sekitar Pasar Gadung.

Penjual Nanas di Gresik Ditemukan Tewas, Diduga Sempat Dikeroyok Sekelompok Pemuda Mabuk
Polisi meminta keterangan warga dan pedagang sekitar Pasar Gadung, Gresik, lokasi tewasnya penjual nanas. (Foto: Jemmi Purwodianto/detikJatim)

NUSADAILY.COM – GRESIK - Eko Bayu Asmoro, penjual nanas yang ditemukan tewas di Pasar Gadung, Desa Gadung, Driyorejo, Gresik diduga korban pembunuhan. Sebelum nyawanya melayang, Eko sempat dikeroyok oleh sekelompok pemuda mabuk.

Salah seorang warga di sekitar lokasi kejadian yang minta namanya diinisial jadi SY mengungkapkan, dia sempat mendengar keributan pada Senin malam (14/11). Sekelompok pemuda menggelar pesta miras di sekitar ruko Pasar Gadung, tempat korban biasa tidur.

BACA JUGA : Pelaku KDRT di Anyer Aniaya Istri dan Ipar Tewas Dikeroyok...

"Kemarin (Senin) ada ramai-ramai di sana, saya kira ada apa. Ternyata setelah saya cari informasi, bapak penjual nanas itu dikeroyok," kata SY, Rabu (16/11/2022).

SY tak mengetahui secara pasti penyebab pengeroyokan tersebut. Namun, dia memastikan bahwa memang ada sekelompok pemuda mabuk. SY menduga para pemuda itu terganggu dengan keberadaan korban yang tidur di dekat lokasi pesta miras.

"Kalau penyebabnya, saya nggak tahu pasti. Itu minum-minum sampai pagi di sana. Ya, mungkin terganggu dengan keberadaan korban," tandas SY.

SY menambahkan, korban merupakan pendatang dari luar kota. Sejak tiga bulan terakhir, korban setiap hari jualan nanas di sekitar Pasar Gadung. Warga sekitar dan pedagang pasar tak banyak yang mengenal korban.

"Sudah jualan tiga bulanan di pasar. Biasanya tidur di sekitar ruko situ," tambah SY.

BACA JUGA : Penyesalan Rizky Billar Usai Lakukan KDRT ke Lesti Kejora

Dikonfirmasi terpisah, Kapolsek Driyorejo AKP Herry Tampake mengatakan, pihaknya masih menunggu hasil visum dan autopsi dari rumah sakit. Dia menyebut bahwa kasus dugaan pembunuhan ini dilimpahkan ke Polres Gresik.

"Kasus ini diambil alih Polres. Ini anggota masih memburu para pelaku (pembunuhan)," kata Herry.

Diberitakan sebelumnya, Eko ditemukan tewas di Pasar Gadung Gresik, Selasa malam (15/11). Mayat Eko pertama kali oleh Sukisno (57), salah satu pedagang sayur yang berada di depan ruko. Saat ditemukan, terdapat luka lebam di kedua mata korban.

"Ketika saya temukan, sudah berbaring di depan ruko saya. Kejadiannya sekitar pukul 16.30 WIB. Sekitar matanya bengkak, biru gitu (lebam)," kata Sukisno.(ros)